Maria Elisa Hospita
23 Oktober 2018•Update: 24 Oktober 2018
Shadi Khan Saif
KABUL, Afghanistan
Otoritas pemilihan umum Afghanistan berjanji untuk menyelidiki segala tuduhan kecurangan selama pemilu di negara itu.
Abdul Badi Sayyad, ketua Komisi Pemilihan Umum Independen, mengatakan bahwa sebuah komite telah dibentuk untuk menyelidiki berbagai tuduhan dan gangguan yang menyebabkan tertundanya pemilihan parlemen selama dua hari.
"Orang-orang yang terbukti bersalah karena kelalaian tugas atau pelanggaran aturan pemilu akan ditindak sesuai aturan hukum," kata dia, saat konferensi pers pada Senin.
Beberapa partai politik telah mempertanyakan kredibilitas pemilu yang berlangsung selama akhir pekan lalu.
Saat ini, komisi sedang meninjau 5.000 keluhan terkait pemilu.
Hasil sementara dapat diketahui pada 10 November, dan hasil resminya pada 20 Desember.
Pemilu akan diadakan di provinsi Kandahar pada 27 Oktober. Sebuah baku tembak dengan Taliban telah menyebabkan pemungutan suara di provinsi tersebut ditunda.
Menurut Sayyad, pemilihan presiden untuk April tahun depan juga sedang dipersiapkan.