Mehmet Burak Karacaoglu
03 Februari 2022•Update: 04 Februari 2022
IDLIB, Suriah
Sembilan orang tewas dalam operasi udara pasukan AS di provinsi Idlib Suriah, menurut tim pertahanan sipil.
Pasukan AS melakukan operasi udara dengan jet tempur F-16 dan helikopter pada Kamis pagi di provinsi Idlib Suriah untuk menyerang individu yang diduga berafiliasi dengan kelompok teroris Daesh/ISIS.
Sebuah airdrop diluncurkan pada 01.20 waktu setempat dari helikopter ke sebuah rumah di dekat desa Atma.
"Sekitar pukul 00.30 (21.30 WIB), ada suara ribut dari luar, saya kira itu banjir. Ketika saya keluar dan melihat, helikopter itu melayang di atas dan salah satu helikopter memanggil dengan megafon," kata seorang warga desa kepada Anadolu Agency.
Tembakan kemudian terdengar dari dekat rumah setelah tentara AS menyerukan untuk menyerah
Tim pertahanan sipil yang bekerja di puing-puing mengatakan bahwa sembilan orang, termasuk anak-anak dan wanita, tewas dalam serangan itu.
Sebuah rekaman yang diambil tim Anadolu Agency di lokasi kejadian menunjukkan beberapa dinding dan langit-langit rumah runtuh karena bom yang dilemparkan saat penggerebekan, bagian dapur terbakar, semua perabotan hancur dan bekas darah berceceran di lantai.
Menurut sumber lokal, operasi tersebut diduga menargetkan salah satu pemimpin dari kelompok teroris Daesh/ISIS.
Mengomentari operasi itu, Sekretaris Pers Pentagon AS John Kirby mengatakan dalam sebuah pernyataan singkat bahwa operasi itu berhasil.
Kirby menyatakan bahwa tidak ada korban dari pihak AS dan bahwa lebih banyak informasi akan dibagikan ketika tersedia
Kirby menolak untuk memberikan rincian tentang nama atau kelompok yang ditarget.
Pada Oktober 2019, AS mengumumkan bahwa pemimpin Daesh/ISIS Abu Bakr al-Baghdadi tewas dalam operasi serupa di Idlib.