02 Agustus 2017•Update: 02 Agustus 2017
Shenny Fierdha
JAKARTA
Kementerian Agama mencatat 70 kelompok terbang (kloter) jemaah haji Indonesia sudah tiba di Madinah, Selasa, waktu setempat. Jumlah ini didasarkan pada Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu. Sejauh ini, total jemaah haji Indonesia di tanah suci telah mencapai 28.022 jemaah yang didampingi 350 petugas kloter. Petugas kloter tersebut terdiri dari 70 Tim Pemandu Haji Indonesia (TPIH), 70 Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), dan 210 Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).
Hingga Rabu sore ini, diperkirakan 17 kloter berikutnya akan mendarat di Madinah. Mereka diberangkatkan dari 8 titik embarkasi yakni Jakarta (Pondok Gede), Makassar, Solo, Batam, Padang, Jakarta (Bekasi), Medan, Surabaya.
Indonesia dikenal sebagai negara pengirim jemaah haji dalam jumlah besar ke tanah suci setiap tahunnya. Tahun ini saja Indonesia mengirimkan 221.000 jemaah haji. 10.000 di antaranya mendapatkan kuota tambahan dari pemerintah Arab Saudi.
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek beserta jajaran anggota pemerintahan lainnya melepas kepergian kloter pertama Jum'at lalu (28/7) yang diberangkatkan dari Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta menuju Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz Madinah.
Kedua menteri berpesan agar jemaah menjaga kesehatan selama di sana dan tidak memforsir aktivitas demi menjaga kesehatan. Mereka pun berpesan agar jemaah selalu bepergian dalam rombongan untuk alasan keamanan.
Selain itu, jemaah pun dihimbau untuk menjaga nama baik Indonesia dan tidak melakukan hal-hal yang mencoreng nama baik bangsa.