Rhany Chairunissa Rufinaldo
13 Agustus 2018•Update: 13 Agustus 2018
Roy Ramos
ZAMBOANGA CITY, Filipina
Dua orang tewas dan satu orang hilang setelah hujan lebat dan banjir bandang disertai badai tropis menghantam Filipina utara selama akhir pekan, kata otoritas bencana negara.
Dua orang meninggal karena tenggelam dan orang ketiga belum ditemukan setelah hanyut oleh arus kuat, Dewan Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana Nasional (NDRRMC) melaporkan Senin.
Menurut NDRRMC, banjir telah mempengaruhi lebih dari 248.000 keluarga atau sekitar 1,05 juta orang di 700 desa di wilayah tersebut, dengan hampir 55.000 orang ini tinggal di 110 pusat evakuasi.
Di antara ribuan yang telah dievakuasi 400 di antaranya adalah tahanan di kota San Mateo, provinsi Rizal, di mana situasi darurat diuumkan pada Senin setelah 12 dari 16 desa dibanjiri.
Pemerintah Filipina telah menghabiskan lebih dari PHP100 juta (USD1,88 juta) untuk makanan dan peralatan tidur bagi keluarga yang terkena dampak.