Muhammad Abdullah Azzam
19 Maret 2018•Update: 20 Maret 2018
Mustafa Deveci
AUSTIN
Dua orang dilaporkan terluka akibat ledakan yang terjadi di Austin, ibu kota Provinsi Texas, Amerika Serikat (AS), Senin.
Menurut pernyataan kepolisian, terjadi sebuah ledakan yang belum diketahui penyebabnya di sebuah rumah di distrik Travis Country, kota Austin.
Diperkirakan peristiwa ledakan tersebut memiliki kaitan dengan serangan paket bom sebelumnya.
Kepala Kepolisian Austin, Brian Manley mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membuka paket yang mencurigakan.
“Paket bom tidak akan meledak kecuali jika disentuh atau dibuka," ujar dia.
Manley meminta warga agar tenang dan tidak meninggalkan rumah masing-masing.
Dua pemuda berusia 20 tahun yang terluka akibat ledakan tersebut kini telah dilarikan ke rumah sakit.
Dokter rumah sakit mengatakan, kondisi kedua korban tersebut tidak kritis.
Dalam peristiwa ledakan sebelumnya, terdapat dua orang tewas dan dua lainnya luka-luka.
Kepolisian menilai kejadian tiga ledakan sebelumnya merupakan diskriminasi kelompok atau ras karena menargetkan warga AS asal Afrika.
Pihak keamanan mengumumkan bahwa barang siapa yang melaporkan pelaku serangan paket bom tersebut, maka akan dihadiahi uang tunai sebesar USD 115.000.