Muhammad Abdullah Azzam
17 Desember 2019•Update: 18 Desember 2019
Ahmet Sertan Usul
ANKARA
Kementerian Pertahanan Turki mengumumkan tiga teroris PKK/YPG menyerahkan diri kepada pasukan keamanan di perbatasan Suriah pada Selasa.
"Tiga teroris PKK/YPG yang melarikan diri dari tempat perlindungan di Suriah utara menyerahkan diri ke pos militer perbatasan kami di Mardin/Nusaybin dan Kızıltepe,” ungkap kementerian itu.
Para teroris PKK/YPG terus menyerahkan diri mereka setelah melihat kegigihan militer Turki menumpas para teroris dalam operasi mereka.
Kelompok teroris PKK sering menggunakan Irak utara sebagai pangkalan, untuk merencanakan serangan teroris lintas-perbatasan di Turki.
Turki meluncurkan Operasi Mata Air Perdamaian pada 9 Oktober untuk mengusir teroris YPG/PKK dari utara Suriah, mengamankan perbatasan Turki, membantu repatriasi yang aman bagi para pengungsi Suriah, serta menjamin integritas wilayah Suriah.
Di bawah dua kesepakatan terpisah dengan Amerika Serikat dan Rusia, Turki menghentikan operasi itu untuk memungkinkan penarikan teroris YPG/PKK dari zona aman Suriah.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK -yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS, dan Uni Eropa- bertanggung jawab atas kematian 40.000 jiwa, termasuk perempuan, anak-anak, dan bayi.
YPG adalah cabang PKK yang berbasis di Suriah.