Regional

Thailand pindai penumpang asal Jepang dan Singapura

Mereka diperlakukan seperti para wisatawan yang datang dari Wuhan, China

Muhammad Nazarudin Latief   | 18.02.2020
Thailand pindai penumpang asal Jepang dan Singapura Ilustrasi: Petugas kesehatan Thailand (Foto file - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA

Otoritas kesehatan Thailand memberlakukan pemindaian Covid-19 untuk penumpang dari Jepang dan Singapura, serta menahan kedatangan penumpang dan awak kapal MS Westerdam, yang sekarang berlabuh di Kamboja.

"Kami memperluas pemindaian untuk wisatawan dari Jepang dan Singapura. Metodenya sama dengan yang digunakan pada penumpang dari Wuhan," ujar Sukhum Kanchanapimai, sekretaris tetap Kementerian Kesehatan Masyarakat, Senin.

Pemindaian seperti ini juga sudah dilakukan untuk kunjungan dari daratan China, Hong Kong dan Taiwan.

Dia meminta para wisatawan dari Jepang dan Singapura yang mengalami demam atau masalah pernapasan dalam 14 hari setelah memasuki negara itu untuk pergi ke Institut Penyakit Menular Bamrasnaradura atau rumah sakit lain untuk mendapatkan pemeriksaan Covid-19.

Otoritas kesehatan masyarakat pada Senin sedang mempersiapkan langkah untuk menaikkan status wabah ini menjadi level 3, artinya staf medis harus menjalani skrining untuk virus.

Dalam dua bulan ke depan, setiap provinsi akan memiliki setidaknya satu rumah sakit yang mampu menguji Covid-19.

Departemen Ilmu Kedokteran juga mengembangkan alat uji virus korona yang akan memberikan hasil dalam lima menit yang akan tersedia dalam dua bulan mendatang.

Menteri Kesehatan Masyarakat Anutin Charnvirakul melarang penumpang dan awak kapal MS Westerdam memasuki Thailand.

Keputusan itu diambil setelah seorang penumpang wanita Amerika berusia 83 tahun positif terinfeksi Covid-19. Pemerintah Kamjoba kemudian bersedia menerima mereka.

Anutin mengatakan dia telah memerintahkan semua maskapai Thailand untuk tidak mengeluarkan boarding pass kepada siapa pun yang berada di Westerdam selama 14 hari ke depan.

"Jika ada maskapai yang melanggar peraturan baru ini, ia harus bertanggung jawab atas segala akibat yang terjadi."

Thailand hingga kini mencatat ada 35 kasus Covid-19 sejak Januari, 15 di antaranya dinyatakan pulih. Kasus baru terjadi Senin, yaitu seorang turis berusia 60 tahun asal Wuhan.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın