Pizaro Gozali İdrus
26 Agustus 2019•Update: 27 Agustus 2019
JAKARTA
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad terbang ke Vietnam pada Senin untuk memulai kunjungan tiga hari dalam rangka meningkatkan hubungan perdagangan, lansir Bernama pada Minggu.
Malaysia menargetkan hubungan perdagangan dengan Vietnam mencapai USD 15 miliar atau Rp215 triliun pada 2020.
Sebelumnya, nilai perdagangan Vietnam dan Malaysia mencapai USD13,3 miliar.
Duta Besar Malaysia untuk Vietnam, Shariffah Norhana Syed Mustaffa mengatakan kunjungan Mahathir ini merupakan yang pertama usai kembali menjadi perdana menteri pada tahun lalu.
Kedatangan Mahathir ini merupakan undangan dari Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc.
Shariffah mengatakan kunjungan Mahathir akan meningkatkan hubungan diplomatik dalam 46 tahun terakhir sejak 1973.
Kedua pemimpin diharapkan membahas hubungan bilateral dan mempromosikan inisiatif kerja sama baru, kata Shariffah.
Masalah intrusi oleh nelayan Vietnam ke perairan Malaysia juga akan diangkat, tambah dia.
Terakhir kali, Mahathir melakukan kunjungan resmi ke Vietnam pada 1996 dan juga menghadiri KTT ASEAN pada 1998.
Shariffah Norhana menyampai Vietnam adalah mitra ekonomi penting bagi Malaysia.
"Malaysia sekarang adalah mitra dagang ke-11 terbesar ke Vietnam sementara Vietnam adalah mitra dagang terbesar ke-13 ke Malaysia di dunia dan ke-4 di ASEAN setelah Singapura, Thailand dan Indonesia," kata Shariffah.