Mustafa Öztürk • 12 Juli 2019 • update: 12 Juli 2019
Peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica
Kerabat korban tragedi Srebrenica menangis di Makam Monumen Potocari saat peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica di Bosnia Herzegovina pada 10 Juli 2019. Lebih dari 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim Bosnia terbunuh setelah pasukan Serbia Bosnia menyerang "daerah aman" PBB di Srebrenica pada Juli 1995, meskipun pasukan Belanda ditugaskan di daerah itu sebagai penjaga perdamaian internasional.
Mustafa Öztürk
Peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica
Kerabat korban tragedi Srebrenica menangis di Makam Monumen Potocari saat peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica di Bosnia Herzegovina pada 10 Juli 2019. Lebih dari 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim Bosnia terbunuh setelah pasukan Serbia Bosnia menyerang "daerah aman" PBB di Srebrenica pada Juli 1995, meskipun pasukan Belanda ditugaskan di daerah itu sebagai penjaga perdamaian internasional.
Mustafa Öztürk
Peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica
Kerabat korban tragedi Srebrenica menangis di Makam Monumen Potocari saat peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica di Bosnia Herzegovina pada 10 Juli 2019. Lebih dari 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim Bosnia terbunuh setelah pasukan Serbia Bosnia menyerang "daerah aman" PBB di Srebrenica pada Juli 1995, meskipun pasukan Belanda ditugaskan di daerah itu sebagai penjaga perdamaian internasional.
Mustafa Öztürk
Peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica
Kerabat korban tragedi Srebrenica menangis di Makam Monumen Potocari saat peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica di Bosnia Herzegovina pada 10 Juli 2019. Lebih dari 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim Bosnia terbunuh setelah pasukan Serbia Bosnia menyerang "daerah aman" PBB di Srebrenica pada Juli 1995, meskipun pasukan Belanda ditugaskan di daerah itu sebagai penjaga perdamaian internasional.
Mustafa Öztürk
Peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica
Kerabat korban tragedi Srebrenica menangis di Makam Monumen Potocari saat peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica di Bosnia Herzegovina pada 10 Juli 2019. Lebih dari 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim Bosnia terbunuh setelah pasukan Serbia Bosnia menyerang "daerah aman" PBB di Srebrenica pada Juli 1995, meskipun pasukan Belanda ditugaskan di daerah itu sebagai penjaga perdamaian internasional.
Mustafa Öztürk
Peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica
Kerabat korban tragedi Srebrenica menangis di Makam Monumen Potocari saat peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica di Bosnia Herzegovina pada 10 Juli 2019. Lebih dari 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim Bosnia terbunuh setelah pasukan Serbia Bosnia menyerang "daerah aman" PBB di Srebrenica pada Juli 1995, meskipun pasukan Belanda ditugaskan di daerah itu sebagai penjaga perdamaian internasional.
Mustafa Öztürk
Peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica
Kerabat korban tragedi Srebrenica menangis di Makam Monumen Potocari saat peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica di Bosnia Herzegovina pada 10 Juli 2019. Lebih dari 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim Bosnia terbunuh setelah pasukan Serbia Bosnia menyerang "daerah aman" PBB di Srebrenica pada Juli 1995, meskipun pasukan Belanda ditugaskan di daerah itu sebagai penjaga perdamaian internasional.
Mustafa Öztürk
Peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica
Kerabat korban tragedi Srebrenica menangis di Makam Monumen Potocari saat peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica di Bosnia Herzegovina pada 10 Juli 2019. Lebih dari 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim Bosnia terbunuh setelah pasukan Serbia Bosnia menyerang "daerah aman" PBB di Srebrenica pada Juli 1995, meskipun pasukan Belanda ditugaskan di daerah itu sebagai penjaga perdamaian internasional.
Mustafa Öztürk
Peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica
Kerabat korban tragedi Srebrenica menangis di Makam Monumen Potocari saat peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica di Bosnia Herzegovina pada 10 Juli 2019. Lebih dari 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim Bosnia terbunuh setelah pasukan Serbia Bosnia menyerang "daerah aman" PBB di Srebrenica pada Juli 1995, meskipun pasukan Belanda ditugaskan di daerah itu sebagai penjaga perdamaian internasional.
Mustafa Öztürk
Peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica
Kerabat korban tragedi Srebrenica menangis di Makam Monumen Potocari saat peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica di Bosnia Herzegovina pada 10 Juli 2019. Lebih dari 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim Bosnia terbunuh setelah pasukan Serbia Bosnia menyerang "daerah aman" PBB di Srebrenica pada Juli 1995, meskipun pasukan Belanda ditugaskan di daerah itu sebagai penjaga perdamaian internasional.
Mustafa Öztürk
Peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica
Kerabat korban tragedi Srebrenica menangis di Makam Monumen Potocari saat peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica di Bosnia Herzegovina pada 10 Juli 2019. Lebih dari 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim Bosnia terbunuh setelah pasukan Serbia Bosnia menyerang "daerah aman" PBB di Srebrenica pada Juli 1995, meskipun pasukan Belanda ditugaskan di daerah itu sebagai penjaga perdamaian internasional.
Mustafa Öztürk
Peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica
Kerabat korban tragedi Srebrenica menangis di Makam Monumen Potocari saat peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica di Bosnia Herzegovina pada 10 Juli 2019. Lebih dari 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim Bosnia terbunuh setelah pasukan Serbia Bosnia menyerang "daerah aman" PBB di Srebrenica pada Juli 1995, meskipun pasukan Belanda ditugaskan di daerah itu sebagai penjaga perdamaian internasional.
Mustafa Öztürk
Peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica
Kerabat korban tragedi Srebrenica menangis di Makam Monumen Potocari saat peringatan 24 tahun tragedi Srebrenica di Bosnia Herzegovina pada 10 Juli 2019. Lebih dari 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim Bosnia terbunuh setelah pasukan Serbia Bosnia menyerang "daerah aman" PBB di Srebrenica pada Juli 1995, meskipun pasukan Belanda ditugaskan di daerah itu sebagai penjaga perdamaian internasional.
Mustafa Öztürk