Dwi Nur Arry Andhika Muchtar
16 Desember 2017•Update: 17 Desember 2017
Dwi Muchtar
JAKARTA
Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan berakhirnya peringatan dini Tsunami gema Jawa Barat pada pukul 02.30 WIB.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD), tidak ada tsunami di sepanjang pantai selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Begitu juga dengan muka air laut yang normal di Kabupaten Ciamis, Tasikmalaya, Bantul, Kulon Progo, Cianjur, Garut, Sukabumi, Cilacap dan Kebumen.
“Tercatat, terjadi 5 kali gempa susulan dengan kekuatan yang lebih kecil. Hal tersebut merupakan hal yang wajar, mengingat lempeng bumi yang mencari keseimbangannya,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Sabtu.
Seiring berakhirnya peringatan dini Tsunami, BPPB mengimbau masyarakat untuk kembali ke rumah masing-masing. Sebelum memasuki rumah, terlebih dahulu memeriksa kerusakan pada bagian struktur bangunan.
“Apabila terdapat kerusakan pada struktur bangunan, disarankan untuk ke rumah kerabat terdekat,” terang Sutopo.
Namun demikian, BNPB mengimbau masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Gempa bumi dapat terjadi setiap saat di daerah-daerah rawan gempa. Saat terjadi gempa, warga diminta segera keluar dari rumah dan bangunan, dan berlindung di tempat aman.