Rıskı Ramadhan
23 Maret 2018•Update: 23 Maret 2018
Halil Fidan, Behcet Alkan
AFRIN
Setelah membebaskan Afrin, kota di barat laut Suriah dari teroris, Turki kini bekerja merenovasi sekolah bagi anak-anak setempat.
Proyek renovasi tersebut dipimpin oleh Pemerintah Daerah Kecioren yang termasuk dalam provinsi Ankara. Sebelumnya, mereka juga melakukan proyek serupa di daerah Jarabulus, Suriah setelah Operasi Eufrat Perisai yang berlangsung antara 2016 hingga awal 2017.
Kepada Anadolu Agency, Wakil Kepada Daerah Kecioren, Tekin Baser mengatakan bahwa sejauh ini mereka telah merenovasi enam sekolah di Afrin.
Proyek renovasi ini mencakup perbaikan dinding-dinding kelas, lantai, dan taman bermain serta pembaruan kursi dan meja.
Dia mengatakan, pemulihan setiap sekolah bisa memakan waktu 10 sampai 15 hari dengan tim yang terdiri dari 50 orang.
"Kami berencana untuk memulihkan setiap sekolah di semua permukiman lain yang dibebaskan dari teroris," ujar dia.
Setelah membebaskan pusat kota Afrin yang sebelumnya merupakan tempat persembunyian utama bagi teroris YPG/PKK pada Minggu, tentara Turki mulai mengambil tindakan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di sana.
Turki pada 20 Januari lalu meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membasmi teroris PYD/PKK dan Daesh dari Afrin, Suriah.
Staf Umum Turki menyatakan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut, juga untuk melindungi masyarakat Suriah dari tekanan dan kekejaman teroris.