16 September 2017•Update: 17 September 2017
ANKARA
Setidaknya 106.550 pelajar asing dari 163 negara yang sudah mendaftarkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke Turki di tahun ajaran baru ini. Mereka mencoba peruntungan dengan menggunakan program “Beasiswa Turki“ yang diselenggarakan oleh Turks Abroad And Related Communites (YTB).
Menurut informasi yang diberikan oleh YTB, diantara mahasiswa asing yang sudah mendaftar untuk beasiswa di Turki, 2.717 siswa berhak mendapat beasiswa di tahap pertama pendaftaran.
Saat ini para pelajar tersebut sedang menunggu tahun ajaran dimulai di perguruan tinggi di Turki. Mereka dijemput di bandara oleh tim YTB dan di tempatkan di asrama-asrama universitas.
Turki berkembang menjadi pusat pendidikan
Beasiswa Turki yang diberikan kepada mahasiswa asing bertujuan untuk menjadikan Turki sebagai “Pusat Pendidikan” di dunia.
Setiap tahunnya terjadi peningkatan dalam jumlah pendaftaran pelajar dari berbagai penjuru dunia.
Di tahun 2013 misalnya, jumlah pelajar yang mendaftar adalah 55.168 orang dari 165 negara, dan jumlah ini mengalami kenaikan di tahun 2017 menjadi 106.550 orang dari 163 negara.
Saat ini, 16 ribu pelajar asing melanjutkan pendidikan di Turki dengan beasiswa. Sementara siswa yang datang di luar program beasiswa di Turki melebihi 100 ribu orang.
Di samping itu, mulai tahun 2016 YTB juga memberikan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di universitas di Turki kepada 1.425 pelajar asal Suriah.
Seleksi beasiswa melalui wawancara
Beasiswa Turki hanya diberikan kepada warga negara asing dan dapat diakses melalui halaman resmi YTB di internet. Pendaftaran dibuka pada periode tertentu setiap tahunnya.
Setelah melalui seleksi administrasi, pendaftar akan diundang untuk melakukan wawancara di lebih dari 100 titik di dunia. Wawancara dilakukan oleh akademisi dan para ahli YTB.
Pada tahun pertama pendidikan di Turki para kandidat akan mendapatkan pendidikan Bahasa Turki selama setahun, setelah itu bisa melanjutkan pendidikan di Universitas.
Di daiam program beasiswa ini juga termasuk akomodasi, makan, dan uang bulanan. Para pelajar ini juga mendapatkan asuransi kesehatan selama masa pendidikan mereka di Turki, termasuk tiket pulang-pergi ke Turki dari negara asal.
Alumni Turki
Mahasiswa program sarjana, pasca sarjana, dan doktoral yang menyelesaikan pendidikannya di Turki tetap menjalin komunikasi dengan program “Reuni Alumni” yang terus dikembangkan. Terdapat 100 ribu lebih anggota “Alumni Turki” di 160 negara yang menjalin hubungan antara negararanya dan Turki.