Pizaro Gozali İdrus
28 Januari 2019•Update: 28 Januari 2019
Pizaro Gozali
JAKARTA
Kepolisian Filipina (PNP) pada Senin telah menetapkan status siaga tinggi menyusul pemboman kembar yang terjadi di gereja Jolo, Sulu, Filipina Selatan, lansir Philstar.
Humas Kepolisian Nasional Filipina Bernard Banac menyampaikan PNP telah menempatkan personilnya di seluruh wilayah untuk mencegah terjadinya bom susulan.
“Status siaga tinggi bertujuan untuk memastikan tidak ada rencana serupa dari kelompok teroris dilakukan di wilayah lain," kata Banc.
Banc menambahkan polisi telah memberikan arahan kepada kepolisian di daerah-daerah untuk memulai langkah keamanan lebih lanjut untuk mencegah insiden serupa.
Banc menyampaikan kepolisian tengah melakukan investigasi untuk mengusut pelaku pemboman.
Setidaknya 20 orang tewas dan lebih dari 100 warga sipil dan aparat keamanan terluka akibat bom ganda yang meledak di Gereja Jolo, Sulu pada Minggu.
Bom pertama meledak pertama kali di dalam gereja Katedral Marian of Our Lady of Mount Carmel saat misa sedang berlangsung pada sekitar jam 8.45 waktu setempat.
Bom kedua meledak di tempat parkir Katedral saat pasukan keamanan berusaha mengatasi ledakan bom pertama.