13 Oktober 2017•Update: 13 Oktober 2017
Birol Tan
BREMEN, Jerman
Seorang remaja etnis Turki di Jerman mungkin tidak lagi bisa mengejar mimpinya menjadi atlet setelah tim dokter tidak sengaja mengeluarkan ginjalnya.
Kerim Ramazan Ucar, 18 tahun, mengunjungi klinik di Bremen 4 Oktober lalu untuk melalui operasi limpa karena memiliki keturunan kelainan darah.
Namun dia dan keluarga bingung menerima laporan medis mengkonfirmasi telah mengeluarkan ginjalnya dan bukan organ limpa.
Kepada Anadolu Agency, Ucar mengatakan dia memutuskan untuk mengeluarkan limpanya karena penyakit darah itu membuatnya sering merasa lesu.
"Para dokter mengatakan operasi itu sederhana dan saya bisa pulang setelah dua hari," kata Ucar. "Tapi setelah operasi, saya merasa sangat sakit. Saya menderita nyeri dan mual selama berhari-hari."
Ucar mengatakan dia baru mengetahui apa yang terjadi ketiga menerima laporan patologi tiga hari setelah operasi.
"Ketika mendengar itu, semua mimpi saya hancur. Mereka merusak hidup saya. Bagaimana mereka tidak bisa membedakan ginjal dengan limpa? Belum lagi saya masih harus ke rumah sakit untuk operasi limpa," keluhnya.
Ayah Kerim, Selcuk, mengatakan keluarga mereka akan menuntut rumah sakit itu atas "kesalahan yang tidak bisa diperbaiki". Keluarga Ucar menuduh polisi Jerman menyita dokumen-dokumen terkait peristiwa tersebut.
Pihak rumah sakit dan dokter bedah sejauh ini menolak berkomentar mengenai insiden ini.