Erric Permana
14 September 2017•Update: 15 September 2017
Erric Permana
JAKARTA
Presiden Joko Widodo Kamis meresmikan Perpustakaan Nasional RI yang merupakan perpustakaan tertinggi di dunia.
Gedung perpustakaan yang berada di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat ini memiliki 27 lantai.
"Dulunya hanya tiga lantai, enggak ada yang mau datang ke sini. Sekarang 27 lantai plus basement. Jadi enggak kaget kalau gedung Perpustakaan Nasional ini tertinggi di dunia," ujar Jokowi saat peresmian.
Bangunan tersebut berdiri di atas lahan seluas 11 ribu m2 dengan luas bangunan 50 ribu m2 dan tinggi 126 meter. Pembangunan gedung itu diperkirakan menelan biaya Rp 465 miliar.
Presiden RI Joko Widodo mengatakan dengan adanya perpustakaan nasional ini diharapkan minat baca generasi muda meningkat. Sebab selama ini generasi masa muda lebih tertarik untuk membaca digital.
"Toleransi durasi membaca generasi muda juga semakin pendek," ujar Jokowi.
Jokowi menginginkan adanya pengembangan buku bentuk digital dalam Perpustakaan nasional. Dirinya akan mengecek langsung pengembangan program digital tersebut.
"Tadi saya sudah diberitahu akan ada e-resources, e-book, e-journal dan yang lainnya. Tapi saya mau tes dulu nanti benar tidak sudah full digital," jelas presiden.
Dia pun meminta Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk memusatkan jurnal internasional dari seluruh perguruan tinggi di Perpustakaan Nasional ini.