Muhammad Abdullah Azzam
22 November 2018•Update: 22 November 2018
Alaa Mohamed Aboueleinin Aly, Zeynep Hilal Karyağdı
SANA’A
Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Yaman Martin Griffiths pada Rabu tiba di kota Sana'a, ibu kota Yaman bertemu dengan kelompok Houthi guna membahas upaya perundingan antara pihak yang berkonflik di negara tersebut.
Menurut informasi yang didapatkan Anadolu Agency dari sumber setempat, pesawat yang membawa Griffiths dan delegasi PBB lainnya mendarat di Bandara Sana’a.
Griffiths akan melakukan pertemuan dengan petinggi kelompok Houthi, untuk sementara belum ada informasi terkait durasi kunjungan Griffiths di sana.
Martin Griffiths mengatakan, pada pekan lalu perwakilan pihak yang bertikai di negara itu dalam waktu dekat akan bertemu di Swedia, serta masing-masing pihak akan menandatangani perjanjian pertukaran tawanan.
Upaya Griffiths untuk perdamaian itu mendapatkan respon positif dari pihak yang berkonflik di Yaman.
Pemberontak Houthi Yaman mengumumkan penghentian serangan rudal dan drone ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) atas permintaan utusan perdamaian PBB Martin Griffiths.
"Setelah utusan PBB menghubungi dan meminta kami untuk menghentikan serangan, kami mengumumkan inisiatif untuk menghentikan serangan rudal dan pesawat tak berawak di negara-negara agresi," kata Mohammed Ali al-Houthi, kepala Komite Revolusioner Tertinggi kelompok pemberontak, dalam sebuah pernyataan yang dirilis Minggu.
Menurut dia, inisiatif itu muncul "untuk melemahkan pembenaran apapun untuk melanjutkan agresi atau blokade".
Pemimpin Houthi mengatakan kelompok Syiah menghentikan semua operasi militer untuk mencapai "perdamaian yang adil dan terhormat" jika koalisi pimpinan Arab Saudi bersedia.
Pemerintah Yaman juga pada Senin mengumumkan mereka akan berpartisipasi dalam upaya negosiasi di Swedia.