Muhammad Abdullah Azzam
04 Mei 2019•Update: 04 Mei 2019
Yusuf Hatip
BRUSSELS
Uni Eropa (UE) mengecam pembantaian melalui serangan udara oleh rezim Suriah Bashar al-Assad dan para pendukungnya ke wilayah Idlib.
“Penduduk sipil di wilayah itu tak dapat lagi bertahan berhadapan dengan risiko tersebut karena mereka telah merasakan penderitaan yang sangat lama,” ujar juru bicara Komisi Uni Eropa.
Juru bicara Komisi Uni Eropa mengatakan dalam sebuah pernyataan, wilayah Idlib dan utara Hama kerap menjadi target serangan udara yang kian hari semakin intens meningkatkan ketegangan antar pihak di sana.
Selain itu, Uni Eropa menekankan bahwa masing-masing pihak yang berkonflik harus memprioritaskan perlindungan warga sipil di wilayah Idlib.
Uni Eropa juga menggarisbawahi bahwa pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah krisis tersebut harus dilakukan tanpa putus.
Pernyataan Uni Eropa itu juga mengatakan bahwa serangan udara terhadap Idlib telah mengancam nyawa lebih dari 3 juta warga sipil yang tinggal di wilayah tersebut.