Gizem Nisa Demir
17 September 2026•Update: 17 September 2026
Turkiye pada Rabu mengecam keras serangan drone Houthi yang menargetkan kota suci Makkah di Arab Saudi serta menegaskan kembali dukungannya terhadap keamanan kerajaan tersebut.
"Kami mengecam keras serangan drone Houthi yang menargetkan kota suci Makkah," kata Kementerian Luar Negeri Turkiye dalam sebuah pernyataan.
Kementerian menegaskan kembali "dukungan Turkiye terhadap kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keamanan Arab Saudi," serta menyatakan "solidaritas dengan Arab Saudi."
"Kami kembali menyerukan agar serangan-serangan yang juga mengancam stabilitas dan keamanan kawasan ini segera dihentikan serta semua tindakan yang dapat semakin meningkatkan ketegangan dihindari," kata pernyataan tersebut.
Yaman dilanda perang sejak Houthi merebut ibu kota Sanaa pada 2014, yang kemudian mendorong koalisi Arab pimpinan Saudi melakukan intervensi pada 2015 untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Pertempuran antara Houthi dan pasukan pemerintah kembali meningkat sejak Juli, ketika kelompok tersebut mengumumkan blokade maritim terhadap Riyadh.
Houthi belakangan juga mengklaim kemajuan di sepanjang pesisir Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb serta menargetkan infrastruktur minyak Arab Saudi.
Koalisi pimpinan Arab Saudi pada Rabu dini hari mengatakan pertahanan udara Saudi mencegat dan menghancurkan sebuah drone yang diluncurkan Houthi Yaman di sebelah selatan Makkah sebelum memasuki wilayah udara terbatas kota suci tersebut.
Keamanan Makkah menjadi prioritas bersama
Kepala Direktorat Komunikasi Kepresidenan Turkiye Burhanettin Duran juga mengecam serangan tersebut melalui unggahan di platform media sosial AS, X.
"Saya mengecam keras upaya serangan drone tercela yang menargetkan kesucian dan keamanan Makkah," kata Duran.
Dia mengatakan setiap serangan yang menargetkan tempat-tempat suci Islam melukai hati nurani bersama dunia Muslim dan menegaskan bahwa menjaga kedamaian serta keamanan Makkah merupakan prioritas bersama.
Senada dengan seruan Presiden Recep Tayyip Erdogan untuk mengedepankan dialog dan perdamaian berkelanjutan, Duran mengatakan dunia Islam membutuhkan akal sehat dan diplomasi, bukan konflik baru. Dia juga kembali menegaskan dukungan Turkiye terhadap Arab Saudi.