Muhammad Abdullah Azzam
22 Maret 2021•Update: 22 Maret 2021
Mustafa Gungor
IZMIR
Tim penyelamat Turki pada Minggu menemukan pencari suaka yang hilang tiga hari sebelumnya ketika pasukan Yunani membuangnya bersama dengan beberapa orang lainnya di Laut Aegea.
Pasukan Penjaga Pantai Turki menemukan pelampung selama proses pencarian mereka di sekitar Pulau Bogaz di lepas pantai provinsi Izmir, tempat tim itu sebelumnya menyelamatkan dua pencari suaka lainnya.
Memperkirakan pencari suaka yang dicari mungkin telah mencapai pulau itu, tim melakukan pencarian lagi dan menemukan warga Somalia berusia 16 tahun, Muhammed Seyyid masih hidup.
Dia kemudian dibawa ke rumah sakit di distrik Cesme di Izmir dan kini dia dalam keadaan sehat.
Seyyid selamat berkat pelampung yang dia kenakan dan berenang menuju Pulau Bogaz, di mana dia menemukan air yang dapat diminum dan memakan daun-daunan.
Pada Jumat, setidaknya tiga orang ditemukan tewas dan satu hilang setelah Penjaga Pantai Yunani merampok sekelompok pencari suaka dan membuang mereka di Laut Aegea.
Penjaga Pantai Turki berhasil menyelamatkan dua pencari suaka dari Pulau Bogaz dan dua lainnya di perairan sekitarnya.
Salah satu dari keduanya yang awalnya diselamatkan dari tengah laut kemudian meninggal dunia di rumah sakit.
Turki telah menjadi titik transit utama bagi pencari suaka yang ingin menyeberang ke Eropa untuk memulai hidup baru, terutama mereka yang melarikan diri dari peperangan dan penganiayaan.
Turki dan kelompok hak asasi manusia internasional berulang kali mengutuk praktik ilegal Yunani yang membuang para pencari suaka.
Negara itu mengatakan langkah tersebut melanggar nilai-nilai kemanusiaan dan hukum internasional dengan membahayakan kehidupan orang-orang yang rentan, termasuk wanita dan anak-anak.