Diyar Guldogan
30 Juli 2026•Update: 30 Juli 2026
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Perdana Menteri baru Inggris Andy Burnham menyampaikan kepadanya bahwa pemerintah Inggris akan membuka kembali pengembangan minyak di Laut Utara, sebuah langkah yang menurut Trump dapat mengembalikan kemakmuran ekonomi negara tersebut.
Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih pada Rabu, Trump memuji rencana Burnham untuk memperluas pemanfaatan sumber daya energi lepas pantai Inggris.
"Dia mengatakan satu hal yang sangat baik. Dia bilang akan membuka minyak Laut Utara. Jika dia melakukannya, Anda akan menjadi negara yang makmur," kata Trump.
Trump membandingkan sikap Burnham dengan pendahulunya, Keir Starmer. Menurutnya, selama menjabat sebagai perdana menteri, Starmer berulang kali didesaknya untuk meningkatkan produksi minyak di Laut Utara.
"Saya selalu mengatakan kepada Perdana Menteri Starmer, 'Bukalah Laut Utara!'" ujar Trump.
Trump menilai Inggris memiliki salah satu cadangan minyak lepas pantai paling berharga di dunia, namun pemerintah sebelumnya gagal memanfaatkannya.
"Anda memiliki salah satu cadangan minyak paling berharga di dunia. Jika Inggris memanfaatkannya, negara itu akan kembali menjadi makmur. Saya tidak bisa membuat Starmer memanfaatkannya. Itu sungguh luar biasa," katanya.
Trump mengatakan dirinya baru-baru ini berbicara dengan Burnham, yang meyakinkannya bahwa kebijakan tersebut akan berubah.
"Saya berbicara dengan pemimpin baru itu. Dia mengatakan akan membuka Laut Utara," tambahnya.
Pekan lalu, media Inggris melaporkan Burnham diperkirakan akan bergerak cepat meningkatkan produksi minyak dan gas di Laut Utara sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengatasi krisis biaya hidup.
Rencana tersebut diperkirakan kembali memicu perdebatan mengenai strategi energi Inggris. Para pendukung berpendapat peningkatan produksi energi domestik dapat memperkuat ketahanan energi dan mengurangi ketergantungan pada pasar internasional.
Sementara itu, para pengkritik menilai perluasan eksplorasi minyak dan gas baru berpotensi bertentangan dengan target iklim serta agenda transisi menuju energi terbarukan.
Pemerintahan Burnham menyebut pendekatan ekonominya berlandaskan konsep "Manchesterism", yang menurutnya menitikberatkan pada desentralisasi, pertumbuhan ekonomi, dan peran negara yang lebih kuat dalam membentuk pasar.