DAMASKUS, Suriah
Sedikitnya 11 warga tewas dalam serangan rezim Suriah di pinggiran kota Damaskus, Ghouta Timur, pada Minggu.
Pejabat pertahanan sipil pro-oposisi Mahmud Adham mengatakan kepada Anadolu Agency, pasukan rezim menembaki kota-kota di Ghouta Timur, yaitu Hamouriyah, Sabqa, dan Kafra Batna, mengakibatkan 11 tewas, termasuk seorang aktivis
Adham juga mengatakan, dua pelajar terluka akibat sekolahnya di Kafra Batna ditembaki mortar.
Yusuf al-Bustani, anggota Komite Koordinasi Lokal di Ghouta Timur mengatakan bahwa serangan rezim tersebut ditujukan ke Hamouriyah, Sabqa, dan Kafra Batna di Ghouta Timur.
"Pasukan rezim mencoba masuk ke Ain Tarma dan pinggiran Jobar di Damaskus, namun kelompok oposisi menggagalkan upaya tersebut," jelas al-Bustani.
Al-Bustan memperingatkan bahwa bencana kemanusiaan tengah berlangsung di Ghouta Timur, daerah yang diblokade rezim.
"Rezim memanfaatkan bencana kelaparan sebagai senjata melawan warga sipil, seperti yang terjadi di kamp pengungsi al-Yarmouk, Madaya, dan al-Zabadani," kata dia.
Sejak 2012, Rezim Assad memblokade Ghouta Timur, wilayah berpenduduk sekitar 400.000 jiwa.
Ghouta Timur termasuk dalam "zona de-eskalasi". Pada 22 Juli, Rusia mengumumkan gencatan senjata di Ghouta Timur, namun serangan rezim masih terus berlangsung tanpa henti.