16 Desember 2018•Update: 17 Desember 2018
Shadi Khan Saif
KABUL, Afghanistan
Gubernur Kunar Abdul Sattar Mitzakwal mengatakan kepada seorang wartawan di kota Asadabad bahwa sejumlah warga sipil telah menjadi korban serangan yang ditujukan kepada seorang pemimpin Taliban, Shareef Ma'aweya pada Jumlat malam.
Dia mengklaim 38 gerilyawan Taliban dan al-Qaeda terbunuh dalam serangan di distrik pegunungan Shelton.
Namun dalam sebuah pernyataan, Taliban mengklaim semua korban adalah warga sipil.
Menurut Radio lokal, Azadi, Kementerian Pertahanan telah memberikan tanggapan terhadap serangan tersebut dan berjanji untuk menindak phak-pihak yang bertanggung jawab.
Jumlah yang dihimpun oleh Anadolu Agency menunjukkan telah terjadi peningkatan yang signifikan dalam konflik yang yang mengakibatkan meningkatnya jumlah korban jiwa dari berbagai kalangan.
Di tengah desakan Washington untuk melakukan negosiasi perang, pihak yang bertikai di Afghanistan tampaknya berusaha keras untuk memperkuat posisinya menjelang perundingan yang akan segera dimulai dalam waktu dekat.
Menurut Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA), sebanyak 23 warga sipil tewas dan tiga orang terluka akibat serangan udara di distrik Garmsir, provinsi Helmand, selama operasi yang dilakukan oleh pasukan pro-pemerintah terhadap Taliban bulan lalu.
UNAMA mencatat jumlah korban sipil sebanyak 694 orang akibat serangan udara dalam sembilan bulan pertama 2018, meningkat secara signifikan dibandingkan dengan periode yang sama pada 2017.