28 September 2017•Update: 29 September 2017
Atila Altuntaş
ANKARA
Raja Swedia XVI Carl Gustaf meninjau langsung masjid milik Pusat Kebudayaan Orebro yang dibakar.
Raja Gustaf mengaku sangat sedih atas kejadian ini dan mengatakan semua orang berhak beribadah secara bebas di negaranya.
Satu orang ditangkap
Tak lama setelah kebakaran, polisi berhasil meringkus seseorang berumur 20 tahun yang berusaha lari dari lokasi kejadian.
“Untuk kepentingan penyidikan, polisi tidak memberikan informasi yang lebih untuk saat ini,” ucap juru bicara Pusat Kebudayaan Orebro, Aiser Alsliawabkeh.
Alsliawabkeh menjelaskan penyerangan terjadi pukul 01.30 dini hari waktu setempat.
“Pelaku mengeluarkan bahan mudah terbakar dari tas ranselnya dan membakar karpet serta tisu-tisu hingga api menyebar kemana-mana,” ujar dia.
Akibat kejadian itu, masjid Orebro rusak total hingga tak bisa digunakan.
Masjid akan kembali dibangun
Ketua Federasi Islam Swedia mengatakan masjid akan kembali didirikan. Kini, perusahaan asuransi tengah melakukan penyelidikan.
“Setelah proses selesai dan kerugian digantikan, kami akan bangun masjid di lokasi yang sama,” jelas dia.
Sebelum pembangunan masjid rampung, pemerintah lokal akan menyediakan tempat sementara untuk kegiatan ibadah.