Maria Elisa Hospita
03 Juli 2019•Update: 03 Juli 2019
Diyar Guldogan
ANKARA
Parlemen Eropa akan menunjuk salah satu dari empat kandidatnya sebagai presiden yang akan menjabat selama dua setengah tahun ke depan.
"Nasib empat kandidat itu akan ditentukan dalam pemilihan besok, mulai pukul 09.00 waktu setempat," kata parlemen, Selasa malam.
Yang mencalonkan diri sebagai pimpinan parlemen di antaranya Ska Keller (Aliansi Bebas Eropa, Jerman), Sira Rego (Kiri Bersatu Eropa / Nordic Green Left, Spanyol), David-Maria Sassoli (Aliansi Progresif Sosialis dan Demokrat, Italia), dan Jan Zahradil ( Aliansi Konservatif dan Reformis di Eropa, Republik Ceko).
Seorang kandidat harus memperoleh suara mayoritas absolut (50 persen plus 1) agar bisa dinyatakan sebagai pemenang.
Pada Selasa malam, Dewan Eropa memilih Charles Michel sebagai presiden Dewan Eropa dan KTT Euro berikutnya.
"Menjadi presiden EUCO adalah tanggung jawab besar dan saya berkomitmen untuk menjalankan semua tugas saya. Solidaritas, kebebasan, dan saling menghormati adalah inti dari Uni Eropa. Saya akan menjunjung tinggi nilai-nilai itu," cuit Michel.
Di hari yang sama, para pemimpin Eropa mengusulkan Ursula von der Leyen sebagai presiden Komisi Eropa berikutnya.
Jika terpilih, dia akan menjadi perempuan pertama yang menjabat di posisi tersebut.
Mereka juga menunjuk Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde sebagai presiden Bank Sentral Eropa, dan Menteri Luar Negeri Spanyol Josep Borrell sebagai kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan bahwa dia berharap dapat bekerja sama dengan pimpinan baru UE.