Muhammad Abdullah Azzam
09 Mei 2020•Update: 09 Mei 2020
Ugur Aslanhan
ISTANBUL
Sebuah perusahaan Turki pada Jumat mengumumkan mereka akan terus meningkatkan kapasitas produksi masker dari 75 juta buah menjadi 300 juta dalam dua minggu dan menjadi 1,5 miliar buah dalam dua bulan.
Perusahaan tersebut, Global Mask, bertujuan untuk membantu Turki melawan virus dengan memproduksi masker yang seluruhnya ultrasonik, higienis dan tidak disentuh serta 100 persen buatan mesin.
"Semua barang di fasilitas ini seperti sekrup, cat dinding, penutup lantai, dan termometer dibuat di Turki," kata Ugur Akkus, CEO perusahaan.
Akkus mengatakan itu akan menjadi fasilitas produksi masker terbesar di dunia yang didirikan tanpa menggunakan satu pun bahan impor.
Dia menjelaskan bahwa dengan timbulnya wabah di China, mereka mulai memeriksa mesin yang datang dari China dan membuat keputusan untuk memproduksi mesin yang sama di Turki.
"10 mesin diproduksi dalam 15 hari," kata dia menambahkan perusahaannya akan mulai beroperasi dengan 200 mesin.
Dia menekankan mesin yang dibuat di Turki jauh lebih baik daripada di negara lain.
Akkus mengatakan, sementara mesin lain di dunia menghasilkan 80-100 masker per menit, mesin ini akan menghasilkan 200 buah.
CEO mengatakan ada permintaan tinggi untuk produksi masker dari beberapa negara, termasuk Amerika Serikat (AS), Swedia, Ukraina dan Bahrain.
Dia mengatakan perusahaan akan mulai memproduksi 1,5 miliar masker bedah setiap bulan setelah melakukan kontrak dengan negara lain.
Perusahaan itu saat ini memproduksi 2,5 juta masker per hari dan 75 juta masker per bulan dengan 10 mesin.
"Dengan 200 mesin, kami dapat menghasilkan 50 juta masker per hari," tukas dia.