Maria Elisa Hospita
05 Desember 2019•Update: 06 Desember 2019
Servet Gunerigok
WASHINGTON
Washington melihat adanya indikasi bahwa Iran akan melancarkan serangan terhadap pasukan atau aset Amerika Serikat di Timur Tengah.
Wakil Menteri Pertahanan untuk Kebijakan AS John Rood mengatakan negaranya mengkhawatirkan potensi agresi Iran.
"Potensi agresi Iran bisa terjadi. Kami sudah mengirim sinyal yang sangat jelas kepada pemerintah Iran tentang konsekuensi dari agresi," kata Rood pada Rabu, seperti dilansir oleh The Hill.
Ketegangan antara Washington dan Teheran memuncak sejak Mei 2018, ketika Presiden AS Donald Trump secara sepihak menarik partisipasi negaranya dari pakta nuklir JCPOA.
Pada Juni, Iran menembak jatuh drone AS yang dianggap melanggar wilayah udaranya.
Pemerintahan Trump membantah tudingan itu dan bersikeras bahwa dronenya berada di atas perairan internasional.
Di sisi lain, AS menuding Iran bertanggung jawab atas serangan pesawat tak berawak ke fasilitas kilang minyak Arab Saudi pada September.