Ihvan Radoykov
03 Agustus 2022•Update: 04 Agustus 2022
SOFIA, Bulgaria
Pemerintah sementara di Bulgaria telah dilantik pada Selasa untuk memimpin negara itu hingga pemilu pada 2 Oktober.
Selama upacara pengambilan sumpah, Presiden Rumen Radev mengatakan bahwa negara itu tidak boleh menjadi pihak yang terlibat dalam perang antara Rusia dan Ukraina, dan meminta pemerintah untuk fokus melindungi kepentingan nasional.
Sementara itu, Galab Donev, perdana menteri sementara, mengatakan pemerintah akan melakukan upaya untuk mengurangi ketegangan politik.
Pada hari Senin, Radev membubarkan parlemen dan menunjuk Donev untuk memimpin pemerintahan sementara.
Presiden juga mengumumkan bahwa negara itu akan mengadakan pemilihan umum pada 2 Oktober
Partai Sosialis Bulgaria (BSP), yang pada 18 Juli diberi mandat untuk membentuk pemerintahan, secara resmi mengembalikannya kepada presiden pada 28 Juli.
Pemilihan itu akan menjadi yang keempat dalam dua tahun akibat ketidakstabilan politik sejak pemerintahan Perdana Menteri Kiril Petkov digulingkan dalam mosi tidak percaya pada Juni.