Zein Khalil, Tarek Chouiref
16 September 2026•Update: 16 September 2026
Partai oposisi Israel, Democrats, pada Senin meminta Komite Pemilihan Pusat mendiskualifikasi Jewish Power, partai yang dipimpin Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, dari pemilu 27 Oktober dengan alasan hasutan rasisme.
Menurut Channel 12 Israel, petisi tersebut juga menuduh Jewish Power merusak demokrasi, supremasi hukum, dan kewenangan lembaga peradilan.
Democrats mengatakan anggota parlemen berhaluan Kahanis telah menggunakan kekuasaan politik dan kekebalan parlemen untuk mengabaikan perintah pengadilan, menentang kewenangan Mahkamah Agung, serta menghasut "rasisme dengan kekerasan."
Komite Pemilihan Pusat belum mengambil keputusan atas permohonan tersebut.
Ben-Gvir menolak langkah itu dan menuduh Democrats yang dipimpin Yair Golan sebagai "antisemit" dan "anti-Israel."
Petisi tersebut diajukan beberapa hari setelah partai-partai Israel menyerahkan daftar kandidat mereka untuk pemilu.
Sebanyak 38 daftar kandidat telah terdaftar untuk memperebutkan 120 kursi Knesset. Jajak pendapat terbaru menunjukkan sekitar 13 di antaranya berpotensi memperoleh kursi.
Setiap keputusan untuk mendiskualifikasi kandidat atau daftar peserta pemilu dapat ditinjau oleh Mahkamah Agung Israel.