Firdevs Bulut Kartal, Emir Yildirim
03 September 2026•Update: 03 September 2026
Lima perusahaan pertahanan Turkiye masuk dalam daftar 100 perusahaan pertahanan terbesar dunia versi Defense News tahun ini, mencerminkan semakin luasnya kiprah global industri pertahanan negara tersebut seiring meningkatnya pendapatan ekspor.
Kelima perusahaan tersebut adalah Aselsan, Turkish Aerospace Industries (TAI), Arca Defense, Roketsan, dan MKE. Para eksekutif dari kelima perusahaan itu juga duduk dalam jajaran pengurus SAHA Istanbul, klaster industri terbesar di Eropa.
Perusahaan-perusahaan pertahanan Turkiye terus naik dalam peringkat global dalam beberapa tahun terakhir, salah satunya didorong oleh lonjakan ekspor.
Kelima perusahaan tersebut membukukan total pendapatan sektor pertahanan sebesar 14,9 miliar dolar AS, dengan ekspor menyumbang porsi yang signifikan.
Aselsan menempati peringkat ke-40 dalam daftar tahun ini, disusul TAI di posisi ke-48 dan Arca Defense di peringkat ke-53.
Sementara itu, Roketsan berada di posisi ke-64, sedangkan MKE masuk daftar tersebut di peringkat ke-81.
SAHA Expo dorong ekspor industri pertahanan
SAHA Expo telah menjadi salah satu ajang penting untuk memperkenalkan industri pertahanan Turkiye di tingkat global dan berkontribusi terhadap pertumbuhan sektor yang didorong oleh ekspor.
Platform tersebut membantu memfasilitasi kontrak ekspor senilai sekitar 4,5 miliar dolar AS pada 2024 dan 8 miliar dolar AS pada 2026, sehingga mendukung ekspansi internasional perusahaan-perusahaan pertahanan utama Turkiye.
Keterlibatan perusahaan-perusahaan pertahanan besar tersebut dalam manajemen dan berbagai komite SAHA Istanbul juga memungkinkan integrasi yang lebih erat dengan lebih dari 1.300 usaha kecil dan menengah (UKM) yang tergabung dalam klaster tersebut.
Kapasitas produksi UKM itu memberikan rantai pasok yang lebih fleksibel bagi perusahaan pertahanan besar, membantu memperpendek waktu pengiriman, serta memperkuat daya saing global industri pertahanan Turkiye.