27 September 2017•Update: 28 September 2017
Ovunc Kutlu
NEW YORK
Situs media sosial Twitter mendobel jumlah karakter yang diperbolehkan untuk cuitan pengguna menjadi 280 karakter bagi sejumlah bahasa, kata mereka pada Selasa.
Dalam sebuah tulisan blog, Twitter mengatakan sadar sejumlah bahasa terbatasi oleh penerapan 140 karakter yang sebelumnya diperbolehkan oleh Twitter.
Contohnya, menurut mereka, dalam bahasa Jepang, Korea dan Tiongkok, pengguna bisa menyampaikan banyak pesan dengan menggunakan lebih sedikit karakter dibandingkan Inggris dan Spanyol.
"Kita melihat hanya sedikit cuitan berbahasa Jepang mencapai 140 karakter (0,4 persen). Namun cuitan hingga 9 persen cuitan bahasa Inggris mencapai batas maksimal 140 karakter," demikian pernyataan dari Twitter.
"Kebanyakan cuitan bahasa Jepang hanya 15 karakter dan cuitan bahasa Inggris 34 karakter," lanjutnya.
Peningkatan ini awalnya hanya akan bisa diakses beberapa orang saja, menurut Twitter. Kemudian mereka akan mengambil data dan komentar pengguna sebelum membuka fitur baru itu untuk semua pengguna.
Pada paruh kedua tahun ini, jumlah penggunaan Twitter perbulan naik 5 persen namun lambat bila dibandingkan paruh pertama.
Kerugian yang mereka alami meningkat menjadi USD 116 juta, sedangkan penghasilan jatuh 4,6 persen menjadi USD 574 juta.