Maria Elisa Hospita
30 Desember 2018•Update: 31 Desember 2018
Cigdem Alyanak, Gokhan Yilmaz
ISTANBUL
Presiden Turki dan Kanselir Jerman pada Minggu berdiskusi lewat telepon untuk mendiskusikan perkembangan di Suriah dan migran ilegal yang menuju Eropa.
Menurut pernyataan yang dirilis kantor kepresidenan Turki, Recep Tayyip Erdogan dan Angela Merkel juga membahas hubungan Turki-Jerman dan perjuangan melawan terorisme.
Keduanya sepakat untuk terus menjalin kontak terkait pertemuan puncak Suriah pada Oktober lalu, sekaligus keputusan Amerika Serikat yang menarik pasukannya dari negara itu.
Pada 27 Oktober, untuk pertama kalinya, Istanbul menjadi tuan rumah KTT empat arah di Suriah. Para pemimpin Turki, Rusia, Prancis, dan Jerman membahas situasi di negara itu dan menawarkan solusi untuk penyelesaian krisis.
Kemudian pada 19 Desember, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa AS akan menarik tentaranya dari Suriah.
Keputusan itu diambil setelah Trump dan Erdogan berdiskusi lewat telepon dan menyepakati tentang perlunya koordinasi yang lebih efektif di negara yang dilanda perang saudara itu.