30 Agustus 2017•Update: 31 Agustus 2017
Afra Aksoy
LAHIJ, Yaman
Sedikitnya 14 orang tewas akibat hujan deras dan banjir di Al-Maqatira, di selatan Provinsi Lahij, Yaman, kata pihak rumah sakit, Selasa.
“Belum pernah ada curah hujan seperti ini selama 20 tahun. 15 truk dan 5 kendaraan pengangkut tersapu banjir, termasuk juga mereka yang kehilangan nyawa mereka,” kata seorang penduduk Al-Maqatira, Ali el-Kubati, kepada Anadolu Agency.
Ia mengatakan bahwa sebuah jalan raya - satu-satunya jalan penghubung antara Aden dan Al-Maqatira – ditutup karena terendam banjir.
Yaman masih dilanda perang saudara sejak 2014 ketika kelompok pemberontak Syiah Hutsi menguasai sebagian besar wilayah negara, termasuk ibukotanya, Sanaa.
Konflik semakin membesar pada 2015 ketika Arab Saudi dan sekutu-sekutunya melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap pasukan Hutsi untuk mendukung pemerintah Yaman yang pro-Saudi, yang menetapkan Kota Aden sebagai ibukota sementara.
Menurut pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa, pertempuran tersebut telah menewaskan lebih dari 10.000 jiwa, dan Komite Internasional Palang Merah menyebutkan bahwa lebih dari 3 juta warga Yaman terpaksa mengungsi dari kampung halamannya.