16 Agustus 2017•Update: 21 Agustus 2017
Ahmed al-Masri
DOHA
Arab Saudi membantah laporan negaranya mencoba upaya mediasi untuk berdamai dengan Iran.
Sumber terpercaya dari Saudi mengatakan pada Rabu rezim Iran sekarang “tidak bisa diajak bernegosiasi”.
“Arab Saudi tidak meminta upaya mediasi dalam bentuk apapun dengan Republik Iran,” kata sumber itu dalam pernyataan yang dikutip biro SPA.
Bantahan itu datang setelah Menteri Dalam Negeri Irak Qassim al-Araji mengatakan Riyadh telah meminta bantu Irak untuk menengahi pertikaian dengan Tehran.
Sumber dari Saudi sekali lagi menuduh Tehran “menyebar terorisme dan ekstremisme”.
Sumber itu juga menekankan Saudi “bertahan pada posisinya menolak pendekatan dengan rezim Iran yang menyebar terorisme dan ekstremisme di wilayahnya dan di dunia serta ikut campur dalam urusan negara lain.”
Dia juga menghimbau negara-negara lain “bekerja menghalangi rezim Iran melakukan tindakan berbahaya dan mendorongnya mengikuti peraturan internasional.”
Ketegangan meningkat antara Arab Saudi dan Iran sejak Riyadh memotong hubungan diplomatik dengan Tehran setelah utusan diplomatik Saudi diserang demonstran Iran awal tahun lalu.
Serangan itu menyusul eksekusi seorang ulama Syiah terkemuka di Saudi karena dituduh melakukan aksi teror.
Arab Saudi dan sekutu-sekutunya menuduh Tehran mempersenjatai dan mendukung kelompok Houthi di Yaman yang menduduki Sanaa dan bagian-bagian lain di Yaman pada 2014.
Konflik 6 tahun di Suriah juga memperkeruh hubungan negara-negara teluk Arab dengan Iran. Iran menjaga hubungan dengan rezim Bashar al-Assad di Suriah, sedangkan Arab Saudi mendukung gerakan oposisi.