Nani Afrida
28 Juli 2018•Update: 29 Juli 2018
Firdevs Yuksel
ISTANBUL
Anadolu Agency akan meluncurkan program Pelatihan Jurnalisme Energi pada hari Senin bekerja sama dengan Badan Kerjasama dan Koordinasi Internasional Turki (TIKA) dan Anadolu Agency's News Academy.
Sebanyak 24 peserta pelatihan dari delapan negara - termasuk Palestina, Irak, Libanon, Mesir, Yordania, Somalia, Sudan, dan Tunisia - akan ikut serta dalam program ini.
Perwakilan dari Otorita Pengatur Pasar Energi Turki (EMRA) dan Turkiye Petrolleri (TP), seorang akademisi dari Universitas Teknik Timur Tengah Turki (METU), seorang ahli dari TurkStream, dan editor Berita Energi Anadolu Agency akan memberikan pelatihan sesuai dengan visi agensi dari mendidik dan mendukung koresponden lapangan yang berkualitas.
Sebagai bagian dari program, beberapa mata pelajaran - termasuk teknik pelaporan, kebijakan energi, hukum energi, keamanan energi, pasar gas alam global dan minyak - akan dibahas.
Dikelola oleh Anadolu Agency's News Academy, program ini unik karena menawarkan program 11 hari yang mencakup pelatihan teori dan praktik.
Peserta yang berhasil akan diberikan sertifikat yang diakui internasional di akhir pelatihan mereka.
Program ini akan berakhir pada 10 Agustus.