25 Juli 2017•Update: 26 Juli 2017
Mohammed Dhaysane
MOGADISHU, Somalia
Tujuh pekerja kemanusiaan Somalia telah dibebaskan kelompok pemberontak al-Shabaab yang berafiliasi ke al-Qaeda setelah delapan hari disekap demikian kata pihak berwenang Senin.
Para pekerja kemanusiaan ini diculik pada 16 Juli di dekat kota Baidoa 250 kilometer (155 mil) barat daya dari ibukota Mogadishu.
Mohamed Isak Ibrahim, direktur Badan Intelijen dan Keamanan Nasional (NISA) di Baidoa, memberi informasi pada Anadolu Agency melalui telepon, Senin.
"Tujuh pekerja kemanusiaan lokal dibebaskan pada hari Senin dan mereka datang di kota Baidoa dengan kondisi selamat. Ada dua perempuan dan lima laki-laki," kata Isak.
Para sandera dibebaskan setelah para penculik menerima senjata sebagai tebusan, kata seorang polisi pada Anadolu Agency dan menolak dikutip karena dilarang bicara pada media.