Turki

Jumlah pasien Covid-19 yang sembuh di Turki terus meningkat

Lebih dari 1.286 orang pulih dari penyakit itu dalam 24 jam terakhir, sehingga totalnya mendekati 123.000 orang

Muhammad Abdullah Azzam   | 28.05.2020
Jumlah pasien Covid-19 yang sembuh di Turki terus meningkat Anak-anak dan ibunya melakukan aktivitas setelah anak-anak di bawah 14 tahun di seluruh Turki diizinkan meninggalkan rumah mereka, dan mengenakan masker sebagai tindakan yang diambil terhadap pandemi virus korona di Izmir, Turki pada 27 Mei 2020. ( Mehmet Emin Mengüarslan - Anadolu Agency )

Ankara

Gozde Bayar, Fahri Aksut

ANKARA

Turki mencatat semakin banyak pasien yang sembuh dari Covid-19, membuktikan keberhasilan dalam upaya melawan virus corona, tutur Kementerian Kesehatan pada Rabu.

Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca mengungkapkan melalui Twitter bahwa jumlah pasien yang sembuh dari penyakit ini meningkat menjadi 122.793 orang, sebanyak 1.286 pasien dipulangkan dari rumah sakit selama sehari terakhir.

Turki melaporkan 1.035 kasus baru sehingga total seluruh kasus menjadi 159.797 kasus, tambah Koca.

Jumlah pasien yang meninggal akibat virus kini bertambah menjadi 4.431 jiwa setelah negara itu melaporkan 34 kematian baru dalam 24 jam terakhir.

Tim medis melakukan lebih dari 21.043 tes terkait virus korona selama 24 jam terakhir, sehingga jumlah keseluruhannya menjadi lebih dari 1,89 juta.

Saat ini, sekitar 723 pasien sedang berada dalam perawatan intensif.

Sejak pertama kali muncul di China pada Desember lalu, Covid-19 telah menyebar setidaknya ke 188 negara dan wilayah.

Amerika Serikat (AS), Rusia, Brasil, dan beberapa negara Eropa saat ini menjadi negara paling terdampak di dunia.

Pandemi ini menewaskan lebih dari 352.200 orang di seluruh dunia, dengan lebih dari 5,63 juta kasus terkonfirmasi, sementara pasien sembuh melebihi 2,32 juta, menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins AS.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın