Rhany Chairunissa Rufinaldo
29 April 2020•Update: 29 April 2020
Servet Gunerigok
WASHINGTON
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo berterima kasih kepada Turki atas kiriman bantuan medis yang tiba di negara itu pada Selasa untuk membantu memerangi wabah Covid-19.
Beberapa jam setelah militer Turki mendarat di AS, Pompeo mengatakan melalui Twitter bahwa sekutu NATO harus berdiri bersama selama pandemi.
"Kami berterima kasih kepada Turki atas sumbangan dermawan mereka atas pasokan medis dan peralatan pelindung untuk membantu kami melawan #COVID19 di daerah yang paling parah terkena bencana. Rakyat Amerika berterima kasih atas persahabatan, kemitraan dan dukungan Anda," kata Pompeo.
Pesawat kargo militer A400M mendarat di Pangkalan Bersama Andrews tak jauh dari Washington, D.C. pada Selasa sore.
Menurut kepresidenan Turki, pengiriman tersebut meliputi 500.000 masker bedah, 4.000 baju pelindung, 2.000 liter desinfektan, 1.500 kacamata, 400 masker N-95 dan 500 pelindung wajah.
Disiapkan di bawah instruksi Presiden Recep Tayyip Erdogan, bantuan medis itu juga membawa pesan untuk rakyat AS, yang berbunyi: "Setelah putus asa, ada begitu banyak harapan dan setelah kegelapan, ada matahari yang jauh lebih cerah. Rumi."
Turki telah membantu 55 negara selama pandemi, termasuk Italia, Spanyol dan Inggris.
Sejak pertama kali muncul di Wuhan, China, pada Desember lalu, virus korona telah menyebar ke setidaknya 185 negara dan wilayah.
Menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University Amerika Serikat, lebih dari 3,1 juta kasus telah dilaporkan di seluruh dunia sejak Desember lalu, dengan angka kematian melebihi 217.000 dan lebih dari 928.000 dinyatakan sembuh.