Regional

Tiga perempat pasien Covid-19 di Singapura sudah mendapat vaksin penuh

Namun bukti berkelanjutan bahwa vaksinasi membantu mencegah penyakit serius ketika seseorang terinfeksi

Pizaro Gozali Idrus   | 23.07.2021
Tiga perempat pasien Covid-19 di Singapura sudah mendapat vaksin penuh Petugas medis menyiapkan vaksin Covid-19 di San Andres Gym di Manila, Filipina pada 19 Juli 2021. Filipina mengonfirmasi kasus untuk varian delta COVID-19. ( Dante Diosina Jr - Anadolu Agency )

Jakarta Raya

JAKARTA

Tiga perempat dari infeksi Covid-19 di Singapura dalam empat pekan terakhir berasal dari individu yang sudah divaksin.

Singapura telah memvaksinasi hampir 75 persen dari total populasi 5,7 juta penduduknya.

Kementerian Kesehatan Singapura melaporkan 1.096 kasus transmisi lokal dalam 28 hari terakhir, sebanyak 484 kasus atau 44 persennya adalah orang yang divaksinasi penuh.

Sementara 30 persen divaksinasi sebagian dan 25 persen sisanya tidak divaksinasi.

Hanya ada tujuh kasus parah yang membutuhkan dukungan oksigen, enam di antaranya adalah orang yang belum divaksin, sementara satu di antaranya baru mendapatkan vaksin dosis pertama.

"Ada bukti berkelanjutan bahwa vaksinasi membantu mencegah penyakit serius ketika seseorang terinfeksi," kata kementerian itu, seraya menambahkan semua orang yang divaksinasi penuh dan terinfeksi tidak menunjukkan gejala atau gejala ringan.

Para ahli mengatakan infeksi terhadap orang yang sudah divaksinasi tidak berarti vaksin tidak efektif.

“Semakin banyak orang yang divaksinasi di Singapura, kita akan melihat lebih banyak infeksi terjadi di antara orang yang divaksinasi,” kata Teo Yik Ying, dekan Saw Swee Hock School of Public Health di National University of Singapore (NUS).

"Penting untuk selalu membandingkannya dengan proporsi orang yang tetap tidak divaksinasi .... Misalkan Singapura mencapai tingkat 100 persen vaksinasi penuh ... maka semua infeksi akan berasal dari orang yang divaksinasi dan tidak ada dari yang tidak divaksin."

Data juga menunjukkan infeksi dalam 14 hari terakhir di antara orang yang divaksinasi berusia di atas 61 tahun adalah sekitar 88 persen, lebih tinggi dari kelompok usia yang lebih muda.

Linfa Wang, seorang profesor di Duke-NUS Medical School, mengatakan orang tua terbukti memiliki respons kekebalan yang lebih lemah setelah vaksinasi.

Singapura menggunakan vaksin Pfizer/BioNTech dan Moderna (MRNA.O) untuk program vaksinasi nasionalnya.

Singapura sejauh ini mencatat 63.924 kasus Covid-9 dan 36 kematian.


Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın