Regional

Thailand lantik Prayut sebagai PM ke-29

Komposisi kabinet akan diputuskan segera, ujar Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha

Hayati Nupus   | 12.06.2019
Thailand lantik Prayut sebagai PM ke-29 Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha. (Foto file - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

Hayati Nupus

JAKARTA 

Thailand melantik Prayut Chan-o-cha sebagai Perdana Menteri ke-29 di Gedung Pemerintah pada Rabu, sepekan setelah pemungutan suara di perlemen, lansir The Thaiger.

Pelantikan itu dihadiri oleh para pemimpin koalisi pro-junta dan perwakilan parlemen dari partai lainnya, kecuali pemimpin Demokrat Jurin Laksanawisit.

Dalam sambutannya, Prayut mengucapkan terima kasih kepada Yang Mulia Raja dan berjanji untuk bekerja sepenuh hati melayani masyarakat.

Dia juga mengatakan komposisi kabinet akan diputuskan dan diumumkan segera.

Sebelumnya, dalam jumpa pers Prayut menerangkan bahwa posisi menteri harus disesuaikan dengan profil kandidat dan kepentingan umum.

“Sekarang kami menjadi pemerintah terpilih, dengan anggota parlemen terpilih dari berbagai partai. Kami adalah pemerintah semua orang Thailand. Kebijakan yang akan diterapkan harus sesuai dengan anggaran untuk kepentingan umum.”

Terkait kekhawatiran dampak Pasal 44, Prayut mencoba meyakinkan masyarakat untuk tidak khawatir dengan mengatakan semua akan beres sebelum pemerintah baru berkuasa.

Hingga pemerintah baru dilantik, kabinet lama akan terus memiliki otoritas penuh menjalankan roda pemerintahan.

Pada 2014, lewat Dewan Nasional untuk Perdamaian dan Ketertiban (NCPO) yang dia pimpin, Prayut mengkudeta pemerintah Yingluck Sinawatra yang terpilih secara demokratis.

Dia juga membubarkan Majelis Nasional dan menyatakan negaranya berada dalam kondisi darurat militer.

Veteran itu lantas membentuk Dewan Legislatif Nasional dan membentuk UU baru.

Pasal 44 UU tersebut menebalkan impunitas sang jenderal dengan justifikasi bahwa dapat membuat perintah eksekutif tanpa harus lewat persetujuan parlemen.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın