Regional

Suu Kyi: Infrastruktur Myanmar belum cukup untuk pembelajaran berbasis internet

Sebelumnya dalam survei yang digelar kelompok sipil menyimpulkan bahwa Myanmar belum bisa menyediakan layanan internet untuk semua orang

Hayati Nupus   | 20.05.2020
Suu Kyi: Infrastruktur Myanmar belum cukup untuk pembelajaran berbasis internet Penasehat negara Myanmar Aung San Suu Kyi. (Anton Raharjo - Anadolu Agency )

Jakarta Raya

JAKARTA

Pemimpin de facto Myanmar, Daw Aung San Suu Kyi, mengatakan negara itu belum siap mengadopsi pembelajaran dalam jaringan (daring) di tengah pandemi Covid-19.

Sumber persoalannya, lanjut Suu Kyi, Myanmar tidak memiliki infrastruktur yang cukup untuk sistem pembelajaran berbasis internet.

“Beberapa siswa mengaku tidak puas dengan belajar daring,” ujar dia, dalam pertemuan daring dengan pejabat pendidikan dan orang tua, kutip the Myanmar Times.

Sejumlah mahasiswa menyatakan keberatan menerima gelar diploma setelah menyelesaikan kuliah daring, karena merasa tidak layak.

“Mereka menuntut pengembalian uang kuliah,” imbuh Suu Kyi.

Pendidikan tak hanya menyoal lulus ujian, melainkan juga belajar bersosialisasi dan kerja tim, kata Suu Kyi.

Pembelajaran daring hanya berfokus pada materi pendidikan, sementara pengalaman di luar kelas dan bermain juga perlu untuk tumbuh kembang mereka, ujar Suu Kyi.

Pernyataan Suu Kyi itu seturut dengan survei yang digelar berbagai kelompok sipil, yang menyimpulkan bahwa Myanmar belum bisa menyediakan layanan internet untuk semua orang.

Selain itu juga pemadaman internet yang dilakukan negara daerah konflik sejak Juni 2019.

Yakni di delapan kota di negara bagian Rakhine dan Chin.

Departemen Pendidikan Myanmar mengatakan sekolah akan dibuka kembali pada Juni, namun aktivitas belajar mengajar bisa jadi dimulai Juli tahun ini.

Ribuan gedung sekolah dijadikan sebagai pusat karantina bagi pekerja migran yang pulang.

Pemerintah, ujar Departemen Pendidikan, perlu waktu lebih panjang untuk mendesinfeksi sekolah-sekolah itu dan mempersiapkannya untuk dibuka kembali.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.