Hayati Nupus
28 September 2020•Update: 28 September 2020
JAKARTA
Hampir 200 ribu pekerja migran Filipina kembali ke tanah air setelah kehilangan pekerjaan akibat wabah yang berkepanjangan.
Departemen Luar Negeri Filipina (DFA) mengatakan tercatat sudah 195.224 orang yang kembali, atau 8,9 persen dari total 2,2 juta pekerja migran negara itu yang tercatat pada 2018.
“Pekan ini, dua penerbangan sewaan dari Arab Saudi membawa pulang 711 warga Fillipina dari luar negeri,” ujar lembaga itu, pada Minggu, kutip the Philippine Star.
Pekan lalu, Filipina memulangkan 317 pekerja di luar negeri.
Di antaranya adalah 12 orang anak yang kembali dari Lebanon pada Sabtu.
Mereka kembali ke tanah air bersama penerbangan sewaan yang mengantarkan 5.000 kotak bantuan untuk komunitas Filipina di Lebanon dan perlengkapan medis untuk warga setempat.
Seturut ledakan ganda yang mengguncang Beirut, ibu kota Lebanon, Agustus lalu yang mengakibatkan 200 orang tewas, termasuk empat orang Filipina, dan ribuan lainnya terluka.
DFA menguraikan, dari total pekerja migran yang kembali ke tanah air itu, 34,6 persen atau 67.484 adalah pekerja berbasis laut.
Sementara 65,4 persen atau 127.740 adalah pekerja di darat.