Regional

Para penguasa Melayu gelar pertemuan bahas Covid-19 di Malaysia

Pertemuan tersebut mengikuti serangkaian audiensi yang dilakukan Raja kepada para pemimpin partai politik di Malaysia

Pizaro Gozali Idrus   | 16.06.2021
Para penguasa Melayu gelar pertemuan bahas Covid-19 di Malaysia Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah tiba di Gedung Parlemen untuk meresmikan Sesi Ketiga Parlemen ke-14 di Kuala Lumpur, Malaysia pada 18 Mei 2020. ( BERNAMA NEWS AGENCY / HANDOUT / Anadolu Agency )

Jakarta Raya

JAKARTA

Para penguasa Melayu menggelar pertemuan pada Rabu di Istana Negara Raja Malaysia membahas upaya penanggulangan Covid-19.

Pertemuan ini diinisiasi Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah.

Pertemuan tersebut mengikuti serangkaian audiensi yang dilakukan Raja kepada para pemimpin partai politik di Malaysia.

Ahmad Fadil, Sekretaris Raja Malaysia, menyampaikan ini adalah pertemuan khusus kedua para Penguasa Melayu sejak Sultan Abdullah naik tahta sebagai Yang di-Pertuan Agong ke-16 pada 31 Januari 2019.

Ahmad Fadil mengatakan pertemuan pertama seperti itu terjadi pada 25 Oktober tahun lalu di Istana Negara.

Pada 9 Januari lalu, tokoh oposisi Malaysia Anwar Ibrahim meminta agar Raja Malaysia tidak memperpanjang keadaan darurat negara setelah 1 Agustus.

Presiden Partai Keadilan dan Rakyat itu mengatakan keadaan darurat itu amat berat bagi rakyat, terutama orang miskin.

"Itu hanya merugikan negara," kata Anwar kepada wartawan usai bertemu Agong.

Selain itu, Anwar menyampaikan isu pergantian pemerintahan tidak menjadi topik yang diangkat dalam pertemuan dengan Agong.

Malaysia kembali mencatatkan penambahan kasus harian Covid-19 sebanyak 5.419 orang pada Selasa.

Dengan penambahan tersebut, total kasus Covid-19 di negara tersebut menjadi 667.886 orang.

Data Kementerian Kesehatan Malaysia menunjukkan penambahan kasus tertinggi tercatat di Selangor sebanyak 1.996 kasus.

Diikuti Sarawak 718 kasus dan Kuala Lumpur 650 kasus.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın