Regional

Organisasi anak Filipina kecam tindakan polisi susun daftar siswa Muslim

Salinlahi Alliance for Children's Concerns menyebut mengatakan tindakan kepolisian tidak hanya mempromosikan diskriminasi tetapi juga menimbulkan risiko bagi kehidupan para siswa

Pizaro Gozali Idrus   | 21.02.2020
Organisasi anak Filipina kecam tindakan polisi susun daftar siswa Muslim Ilustrasi: Muslim Filipina. (Foto file - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA

Organisasi hak anak di Filipina pada Jumat mengecam langkah kepolisian yang menyusun daftar siswa muslim di Metro Manila, lansir Philstar.

Salinlahi Alliance for Children's Concerns menyebut mengatakan tindakan kepolisian tidak hanya mempromosikan diskriminasi tetapi juga menimbulkan risiko bagi kehidupan para siswa.

Sebelumnya dokumen polisi bocor yang memerintahkan semua komandan menyerahkan daftar terbaru siswa Muslim di sekolah menengah, perguruan tinggi dan universitas di daerah masing-masing.

"Langkah ini tidak rasional dan tidak beralasan," lansir pernyataan Salinlahi Alliance for Children's Concerns.

Kelompok itu mengatakan profiling ini dapat mengakibatkan kasus pelecehan, intimidasi dan ancaman terhadap siswa Muslim.

Mereka juga khawatir langkah ini dapat digunakan untuk menargetkan siswa dan organisasi yang kritis terhadap kebijakan pemerintah.

"Kami mendesak polisi menghormati saudara-saudari Muslim kami dan mematuhi hukum hak-hak anak yang ada dengan segera menarik memorandum itu."

Alliance of Concerned Teachers juga mengecam tindakan sebagai bentuk Islamofobia.

“Sangat disayangkan polisi ingin menargetkan para pelajar Muslim muda ini dalam rangka melawan ekstremisme, yang singkatnya sama saja mengatakan Muslim lebih cenderung menjadi ekstremis atau teroris,” tukas kelompok guru itu.

Sementara itu, otoritas keamanan Filipina membantah ingin mengawasi siswa Muslim dan menyebut program itu untuk memperkuat hubungan dengan komunitas Muslim.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın