Regional

Myanmar, Hong Kong kerja sama dalam proyek sabuk China

Hong Kong adalah pintu masuk utama ekonomi ke China, sedang Myanmar adalah negara dengan pertumbuhan cepat

Hayati Nupus   | 18.09.2019
Myanmar, Hong Kong kerja sama dalam proyek sabuk China Ilustrasi: Kawasan industri. (Foto file - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA

Myanmar akan bekerja sama dengan Hong Kong dalam proyek Belt and Road Initiative (BRI).

“Hong Kong dan Myanmar berlokasi strategis di sepanjang proyek Belt and Road,” ujar Menteri Investasi dan Hubungan Ekonomi Asing Myanmar U Thaung Tun, seperti dikutip Myanmar Times.

U Thaung Tun melontarkan pernyataan itu dalam KTT he Fourth Belt and Road Summit 2019 di Hong Kong pada 11-12 September dan diikuti oleh lebih dari 5800 perwakilan dari 69 negara.

U Thaung Tun mengatakan Hong Kong adalah pintu masuk utama ekonomi ke China, sekaligus pusat logistik dan layanan keuangan.

Sedang Myanmar, lanjut U Thaung Tun, adalah negara dengan pertumbuhan cepat dan akan bekerja sama dnegan Hong Kong dan negara-negara lainnya dalam proyek Belt and Road.

Rencana Pembangunan Berkelanjutan Myanmar, ujar U Thaung Tun, akan memasukkan sektor-sektor seperti investasi, keuangan, logistik dan industri dalam mengimplementasikan Belt and Road Initiative, strategi pembangunan global yang diadopsi pemerintah China dengan melibatkan pengembangan infrastruktur serta investasi di 152 negara juga organisasi internasional di lima benua.

“Hong Kong adalah lokasi strategis dengan banyak potensi dan akan berpartisipasi dalam BRI lewat kerja sama kebijakan dan proyek, juga berbagi pengetahuan soal prospek utama Hongkong serta promosi industri jasa,” kata Chief Eksekutif Hong Kong Carrie Lam Cheng Yuet-ngor.

Konferensi itu juga membahas soal kerja sama multi-pemerintah dan penciptaan peluang ekonomi antara pejabat senior negara-negara yang terlibat dalam BRI.

Saat ini, pembatasan tertentu tengah dihapus untuk perdagangan lokal dan global.

U Thaung Tun mengatakan Myanmar berupaya tak hanya memfasilitasi perdagangan dengan negara-negara ASEAN, namun juga mereka yang berpartisipasi dalam konferensi.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın