Regional

Malaysia wajibkan karantina, separuh biaya ditanggung negara

Kebijakan ini diberlakukan bagi warga negara yang baru pulang dari luar negeri

Hayati Nupus   | 29.07.2020
Malaysia wajibkan karantina, separuh biaya ditanggung negara Ilustrasi: Pemandangan kota Kuala Lumpur. (Syaiful Redzuan - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA

Pemerintah Malaysia mewajibkan karantina bagi warga yang baru kembali dari luar negeri dan menanggung separuh biaya itu.

Menteri Senior Ismail Sabri Yaakob mengatakan karantina itu dilakukan di lokasi yang ditunjuk pemerintah dan warga hanya perlu membayar Rp7,235 juta (RM2.100) atau 44,7 persen dari total biaya.

“Pemerintah menanggung sisa Rp8,958 juta (RM2.600) atau 56,3 persen dari biaya karantina untuk setiap warga Malaysia yang kembali dari luar negeri,” ujar Ismail Sabri, kutip the Star Malaysia.

Total biaya karantina di lokasi yang ditunjuk pemerintah sekitar RM4.700 atau Rp16,19 juta per orang.

Biaya itu, lanjut Ismail Sabri, digunakan untuk membayar transportasi, alat pelindung diri petugas medis, kamar hotel dan konsumsi tiga kali sehari yang disediakan saat dikarantina.

Karantina wajib di lokasi yang ditunjuk pemerintah itu berlaku sejak 24 Juli, bagi orang Malaysia yang baru kembali dari luar negeri atau orang asing.

Kebijakan ini diberlakukan setelah imbauan isolasi mandiri dan wajib tes usap kedua pada hari ke-13 tidak dipatuhi warga.

Orang asing diwajibkan membayar penuh biaya karantina wajib tersebut.

Sepanjang 1-27 Juli, tercatat ada 1.631 warga Malaysia yang kembali dari luar negeri.

Sementara bagi warga yang kembali sebelum kebijakan itu berlaku, Malaysia mengerahkan polisi dan Kementerian Kesehatan untuk memastikan mereka mengikuti SOP karantina mandiri selama 14 hari di rumah.

Senin lalu, ujar Ismail Sabri, polisi merazia 210 warga yang melanggar SOP karantina dan 10 di antaranya ditahan.

Ismail Sabri menguraikan bahwa saat dirazia, 72 warga tengah berada di pub dan klub malam, sementara 138 lainnya tidak mematuhi SOP.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın