Regional

Infeksi Covid-19 Filipina lampaui 37.000

Sejumlah pakar memperkirakan kasus infeksi ini dapat melonjak dua kali lipat bulan depan

Hayati Nupus   | 30.06.2020
Infeksi Covid-19 Filipina lampaui 37.000 Ilustrasi. (Foto file - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA

Jumlah infeksi Covid-19 di Filipina melampaui 37.000 pada Selasa.

Departemen Kesehatan Filipina mengatakan ada penambahan 1.080 infeksi baru, sehingga total kasus naik menjadi 37.514.

Sebanyak 858 di antaranya adalah pasien baru, sedang 22 lainnya adalah kasus yang terlambat, kutip the Philippine Star.

Sementara itu, 277 pasien kembali sembuh dari Covid-19, sehingga total menjadi 10.233.

Sedang jumlah kematian terkait Covid-19 kini menjadi 1.266, setelah ada penambahan 11 pasien meninggal dalam 24 jam terakhir.

Hingga saat ini, Filipina telah menggelar uji diagnostik terhadap 653.656 orang.

Sejumlah pakar memperkirakan kasus infeksi Covid-19 di Filipina dapat melonjak hingga 60.000 pada akhir bulan depan.

Jumlah itu hampir dua kali lipat ketimbang kasus sekarang yang mencapai 36.438 infeksi.

Dengan tingkat reproduksi kasus baru 1,28, riset OCTA Universitas Filipina memproyeksikan jumlah itu bakal melonjak hingga 27.000 di Metro Manila dan 15.000 di Provinsi Cebu pada penghujung Juli.

“Ini menunjukkan bahwa pandemi belum mengalami tren penurunan,” ujar kelompok riset itu.

Riset itu dilakukan oleh sejumlah pakar dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari matematika, ilmu politik dan biologi.

Hasil riset menyimpulkan bahwa jumlah kasus di Metro Manila meningkat hingga 50 persen sejak pelonggaran pembatasan.

Pada fase Karantina Masyarakat yang Ditingkatkan (ECQ), jumlah rerata kasus itu 271.

Sementara pada fase Modifikasi Karantina Masyarakat yang Ditingkatkan (ECQ), rerata kasus itu meningkat menjadi 396.

Bahkan rerata kasus berlipat menjadi 583 per hari selama Karantina Masyarakat Umum (GCQ).

“Tingkat positif selama dua pekan terakhir cenderung menunjukkan bahwa pandemi menyebar lebih signifikan, terutama di Cebu yang mengalami lonjakan infeksi,” kata mereka.

Para peneliti meminta pemerintah meninjau ulang strategi penanganan penyebaran Covid-19.

Hari ini, Presiden Duterte akan mengumumkan keputusannya soal pembaruan karantina.

Kecuali untuk Kota Cebu yang saat ini berada di bawah ECQ ketat.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın