Regional

Gabungan ormas Malaysia kritik pusat hiburan Saudi

Majelis Musyawarah Organisasi Islam Malaysia (MAPIM) mengkritik langkah pemerintah Arab Saudi yang menyelenggarakan Jeddah World Fest di tengah musim haji

Pizaro Gozali İdrus   | 16.07.2019
Gabungan ormas Malaysia kritik pusat hiburan Saudi Presiden Majelis Musyawarah Ormas Islam Malaysia (Mapim) Mohamad Azmi (tengah) membacakan pernyataan sikap menolak penyelenggaraan World Jeddah Festival, di Kuala Lumpur, Senin 15 Juli 2019. (Foto Mapim - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

Pizaro Gozali

JAKARTA

Gabungan ormas Islam di Malaysia mengecam kebijakan pusat hiburan Arab Saudi yang dinilai menjauhkan negara itu dari ajaran Islam.

Majelis Musyawarah Organisasi Islam Malaysia (MAPIM) mengkritik langkah pemerintah Arab Saudi yang menyelenggarakan Jeddah World Fest di tengah musim haji.

“Acara itu mengundang artis Amerika Serikat Nicki Minaj yang terkenal dengan tarian tidak senonohnya,” ujar Presiden MAPIM Mohd Azmi Abdul Hamid, dalam siaran pers yang diterima Anadolu Agency, pada Selasa.

Azmi mengatakan walaupun Nicki Minaj batal tampil, pemerintah Saudi tetap tidak layak mengundang artis tersebut ke negara di mana tanah suci berada.

“Kami sangat marah dengan kebijakan amoral baru pemerintah Saudi yang berencana mengubah kerajaan menjadi pusat hiburan untuk menghasilkan pendapatan miliaran dolar,” jelas Azmi.

Di sisi lain, kata Azmi, Saudi tercatat terus melakukan pelanggaran HAM seperti menahan dan menyiksa ulama, bahkan anak di bawah umur hanya karena berbeda pendapat dengan kerajaan.

“Kami terganggu oleh serangkaian kebijakan Saudi yang telah mempengaruhi stabilitas kawasan dan salah mengartikan ajaran Islam,” kata dia.

Azmi juga menolak langkah Saudi yang bekerja bersama dengan AS dan Israel untuk menekan perjuangan bangsa Palestina.

“Arab Saudi secara diam-diam bekerja sama dan berkonspirasi untuk mewujudkan agenda Deal of The Century,” kata dia.

Semua kebijakan Saudi, kata Azmi, telah meningkatkan ketegangan di kawasan dan menciptakan situasi konflik yang meluas.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın