Regional

Duterte tolak undangan Trump ke AS

Duterte berubah pikiran karena terusik oleh permintaan Senat AS untuk membebaskan Senator Leila de Lima, kata istana Malacanang

Pızaro Gozalı Idrus   | 24.01.2020
Duterte tolak undangan Trump ke AS Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (Foto file - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA 

Presiden Filipina Rodrigo Duterte menolak undangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menghadiri KTT ASEAN di Las Vegas, Nevada pada 4 Maret mendatang, lansir Philippines News Agency pada Jumat.

Penolakan itu antara lain dipicu sikap AS yang membatalkan visa Senator Filipina Ronald "Bato" dela Rosa yang dinilai sebagai aktor dalam kampanye berdarah melawan para pengedar narkoba di Filipina.

"Dia (Duterte) tidak akan pergi," kata Juru Bicara Presiden Filipina Salvador Panelo.

Panelo sebelumnya mengatakan Duterte sedang mengkaji undangan Trump untuk menghadiri pertemuan puncak antara AS dan ASEAN di Las Vegas.

Panelo pada Kamis mengatakan Duterte kemungkinan akan mengunjungi Las Vegas untuk meningkatkan hubungan antara ASEAN dan AS.

Namun dalam wawancara terbarunya, Panelo mengatakan Duterte berubah pikiran, karena terusik oleh permintaan Senat AS untuk membebaskan Senator Leila de Lima.

De Lima adalah anggota Senat Filipina yang dikenal sering mengkritik pemerintah Filipina. Dia didakwa pada 2017 melanggar undang-undang narkoba setelah memimpin sebuah investigasi atas dugaan pembunuhan massal dalam operasi perang anti-narkoba yang dilakukan pemerintahan Duterte.

"Permintaan para senator AS untuk membebaskan de Lima adalah gangguan terhadap hak-hak kedaulatan kami sebagai negara karena mereka tidak dapat mendikte kami atau menggertak kami untuk membebaskan seorang warga negara dari negara ini yang ditahan secara sah," kata Panelo.

Menurut penghitungan pemerintah Filipina, polisi telah menewaskan sedikitnya 5.500 tersangka setelah diduga melakukan perlawanan selama operasi anti-narkoba.

Namun, kelompok-kelompok hak asasi manusia memperkirakan jumlah pembunuhan mencapai lebih dari 30.000.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın