Regional

Duterte tolak banding Taiwan soal larangan perjalanan terkait Covid-19

Taiwan mengatakan sedang mempertimbangkan langkah-langkah lanjutan jika Filipina tetap tidak mencabut larangan perjalanan

Pızaro Gozalı Idrus   | 14.02.2020
Duterte tolak banding Taiwan soal larangan perjalanan terkait Covid-19 Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (Foto file - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA 

Presiden Rodrigo Duterte menolak banding Taiwan untuk mencabut larangan warganya mengunjungi Filipina akibat merebaknya wabah Covid-19.

Taiwan mengatakan sedang mempertimbangkan langkah-langkah lanjutan jika Filipina tetap tidak mencabut larangan perjalanan.

Namun otoritas Filipina menyampaikan larangan itu hanya berlaku sampai penyebaran Covid-19 mereda.

"Perhatian utama saya adalah kesehatan dan keselamatan warga negara kami," kata juru bicara presiden Salvador Panelo seperti dikutip Inquirer pada Jumat.

Pada 2 Februari lalu, Filipina melarang semua perjalanan dari dan ke China beserta dua wilayah administratifnya yakni Hong Kong dan Makau.

Pada Senin malam, Departemen Kesehatan Filipina mengatakan larangan itu mencakup Taiwan yang dianggap sebagai provinsi China.

Panelo mengatakan perluasan larangan dengan memasukkan Taiwan mengikuti kebijakan One China dan berdasarkan rekomendasi yang dibuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Namun WHO membantah telah merekomendasikan kepada pemerintah mana pun mengenai perlakuan pembatasan perjalanan ke China meskipun epidemi menyebar cepat.

"Posisi WHO selalu tidak membatasi perjalanan," ujar Rabindra Abeyasinghe, perwakilan WHO di Filipina.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın