Masyarakat Banten ubah sampah plastik jadi bahan bakar
01.07.2022

Warga mengumpulkan sampah plastik untuk diolah menjadi bahan bakar minyak di Pantai Anyer di Banten, Indonesia 30 Juni 2022. Sejak September 2021, masyarakat di Kecamatan Anyer bekerja sama dengan PT Chandra Asri Petrochemical (CAP) untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak dan mampu menampung 8 ribu kilogram sampah per bulan atau sekitar 10 ton sampah, dengan 3,7 ton sampah plastik yang telah didaur ulang.

Masyarakat Banten ubah sampah plastik jadi bahan bakar
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

Warga mengumpulkan sampah plastik untuk diolah menjadi bahan bakar minyak di Pantai Anyer di Banten, Indonesia 30 Juni 2022. Sejak September 2021, masyarakat di Kecamatan Anyer bekerja sama dengan PT Chandra Asri Petrochemical (CAP) untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak dan mampu menampung 8 ribu kilogram sampah per bulan atau sekitar 10 ton sampah, dengan 3,7 ton sampah plastik yang telah didaur ulang.

Masyarakat Banten ubah sampah plastik jadi bahan bakar
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

Pekerja mengumpulkan bahan bakar minyak hasil pengolahan sampah plastik di Anyer, Banten, Indonesia 30 Juni 2022. Sejak September 2021, masyarakat di Kecamatan Anyer bekerja sama dengan PT Chandra Asri Petrochemical (CAP) untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak dan mampu menampung 8 ribu kilogram sampah per bulan atau sekitar 10 ton sampah, dengan 3,7 ton sampah plastik yang telah didaur ulang.

Masyarakat Banten ubah sampah plastik jadi bahan bakar
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

Pekerja mengumpulkan bahan bakar minyak hasil pengolahan sampah plastik di Anyer, Banten, Indonesia 30 Juni 2022. Sejak September 2021, masyarakat di Kecamatan Anyer bekerja sama dengan PT Chandra Asri Petrochemical (CAP) untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak dan mampu menampung 8 ribu kilogram sampah per bulan atau sekitar 10 ton sampah, dengan 3,7 ton sampah plastik yang telah didaur ulang.

Masyarakat Banten ubah sampah plastik jadi bahan bakar
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

Pekerja mengumpulkan bahan bakar minyak hasil pengolahan sampah plastik di Anyer, Banten, Indonesia 30 Juni 2022. Sejak September 2021, masyarakat di Kecamatan Anyer bekerja sama dengan PT Chandra Asri Petrochemical (CAP) untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak dan mampu menampung 8 ribu kilogram sampah per bulan atau sekitar 10 ton sampah, dengan 3,7 ton sampah plastik yang telah didaur ulang.

Masyarakat Banten ubah sampah plastik jadi bahan bakar
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

Pekerja mengumpulkan bahan bakar minyak hasil pengolahan sampah plastik di Anyer, Banten, Indonesia 30 Juni 2022. Sejak September 2021, masyarakat di Kecamatan Anyer bekerja sama dengan PT Chandra Asri Petrochemical (CAP) untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak dan mampu menampung 8 ribu kilogram sampah per bulan atau sekitar 10 ton sampah, dengan 3,7 ton sampah plastik yang telah didaur ulang.

Masyarakat Banten ubah sampah plastik jadi bahan bakar
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

Pekerja mengisi tanki motor dengan bahan bakar minyak hasil pengolahan sampah plastik di Anyer, Banten, Indonesia 30 Juni 2022. Sejak September 2021, masyarakat di Kecamatan Anyer bekerja sama dengan PT Chandra Asri Petrochemical (CAP) untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak dan mampu menampung 8 ribu kilogram sampah per bulan atau sekitar 10 ton sampah, dengan 3,7 ton sampah plastik yang telah didaur ulang.

Masyarakat Banten ubah sampah plastik jadi bahan bakar
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

Pekerja menunjukkan bahan bakar minyak hasil pengolahan sampah plastik di Anyer, Banten, Indonesia 30 Juni 2022. Sejak September 2021, masyarakat di Kecamatan Anyer bekerja sama dengan PT Chandra Asri Petrochemical (CAP) untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak dan mampu menampung 8 ribu kilogram sampah per bulan atau sekitar 10 ton sampah, dengan 3,7 ton sampah plastik yang telah didaur ulang.

Masyarakat Banten ubah sampah plastik jadi bahan bakar
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

Pekerja mengumpulkan bahan bakar minyak hasil pengolahan sampah plastik di Anyer, Banten, Indonesia 30 Juni 2022. Sejak September 2021, masyarakat di Kecamatan Anyer bekerja sama dengan PT Chandra Asri Petrochemical (CAP) untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak dan mampu menampung 8 ribu kilogram sampah per bulan atau sekitar 10 ton sampah, dengan 3,7 ton sampah plastik yang telah didaur ulang.

Masyarakat Banten ubah sampah plastik jadi bahan bakar
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

Pekerja mengumpulkan bahan bakar minyak hasil pengolahan sampah plastik di Anyer, Banten, Indonesia 30 Juni 2022. Sejak September 2021, masyarakat di Kecamatan Anyer bekerja sama dengan PT Chandra Asri Petrochemical (CAP) untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak dan mampu menampung 8 ribu kilogram sampah per bulan atau sekitar 10 ton sampah, dengan 3,7 ton sampah plastik yang telah didaur ulang.

Masyarakat Banten ubah sampah plastik jadi bahan bakar
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

Pekerja mengumpulkan sampah plastik yang akan diolah menjadi bahan bakar minyak di Anyer, Banten, Indonesia 30 Juni 2022. Sejak September 2021, masyarakat di Kecamatan Anyer bekerja sama dengan PT Chandra Asri Petrochemical (CAP) untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak dan mampu menampung 8 ribu kilogram sampah per bulan atau sekitar 10 ton sampah, dengan 3,7 ton sampah plastik yang telah didaur ulang.

Masyarakat Banten ubah sampah plastik jadi bahan bakar
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

Pekerja menunjukkan bahan bakar minyak hasil pengolahan sampah plastik di Anyer, Banten, Indonesia 30 Juni 2022. Sejak September 2021, masyarakat di Kecamatan Anyer bekerja sama dengan PT Chandra Asri Petrochemical (CAP) untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak dan mampu menampung 8 ribu kilogram sampah per bulan atau sekitar 10 ton sampah, dengan 3,7 ton sampah plastik yang telah didaur ulang.

instagram_banner

Ikuti kami di Instagram untuk beragam gambar-gambar menakjubkan dari pusat-pusat kehidupan di seluruh Dunia.

Baru